Warga Apresiasi Peningkatan Sejumlah Ruas Jalan Di Lamandau

Hendra Lesmana

Bacaan Lainnya

Nanga Bulik, Media Dayak

Warga di Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah, mengapresiasi peningkatan sejumlah ruas jalan, salah satunya jalan Desa Ginih-Kinipan Kecamatan Batang Kawa.
“Ruas jalan ini sebelumnya sulit dilalui karena kondisinya rusak parah, namun setelah diperbaiki kini di beberapa titik kondisinya sudah mulus,” kata salah seorang warga bernama Rolan di Kinipan, Senin (5/2)

Ia menceritakan, sebelumnya ruas jalan tersebut sulit dilalui, bahkan saat musim hujan banyak warga yang terjatuh saat melintas akibat banyaknya kubangan lumpur.
Perbaikan jalan dilakukan secara konsorsium oleh tiga perusahaan besar swasta (PBS) bersinergi dengan pemerintah kabupaten yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Meski pengerjaan jalan tidak sampai pengaspalan, namun jalan ini sudah bisa dilalui masyarakat dengan lancar. Tadinya diperlukan waktu 2-3 jam lamanya untuk melewati jalan tersebut, namun kini hanya diperlukan waktu sekitar 30 menit saja.

“Dari informasi yang saya terima, kegiatan tersebut sebagai wujud kontribusi nyata PBS terhadap pembangunan di daerah,” terangnya.

Ruas jalan ini sangat penting bagi warga sebagai akses menuju ibukota kecamatan Batang Kawa. Diharapkan kegiatan serupa kembali dilakukan PBS yang ada di Lamandau, baik untuk peningkatan infrastruktur jalan maupun pembangunan lainnya.
Warga Desa Ginih, Misan mengatakan, pihaknya merasa senang dengan upaya pemerintah kabupaten yang bersinergi dengan perusahaan memperbaiki ruas jalan mereka.

“Ada empat lokasi, baik berupa tanjakan maupun turunan yang rusak parah, termasuk di bukit Ginih. Namun kini semuanya sudah berubah karena perbaikan selesai dilakukan,” ucapnya.

Saat ini jalan tersebut dapat dilewati dengan mudah oleh kendaraan roda dua dan empat. Ia berharap, kedepan ruas jalan kembali ditingkatkan dengan pengaspalan sehingga arus pergerakan orang ataupun barang berjalan lancar.

Hal ini pula yang terus diupayakan Bupati Lamandau Hendra Lesmana, yaitu melakukan perbaikan dan peningkatan infrastruktur. Saat terjadinya keterbatasan anggaran, langkah yang paling tepat adalah menggandeng secara konsorsium sejumlah perusahaan untuk ikut bersama membangun Bumi Bahaum Bakuba.(Ant/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *