Bupati Gumas Jaya Samaya Monong.(Media Dayak/Novri J Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, dijadwalkan bertolak ke Papua hari ini Kamis (25/6/2026) untuk menghadiri rangkaian kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV. Keberangkatan orang nomor satu di Gumas itu bukan sekedar memenuhi agenda pemerintahan, melainkan juga mengemban tanggung jawab keagamaan dan membawa nama daerah di tingkat nasional.
Jaya mengungkapkan, kehadirannya di Papua merupakan bentuk penghormatan atas undangan yang disampaikan langsung oleh Pemerintah Provinsi Papua untuk menghadiri kegiatan Pesparawi Nasional, baik pada pembukaan maupun penutupan acara.
“Keberangkatan saya ke Papua bukan hanya dalam kapasitas sebagai Bupati Gunung Mas. Saya juga diundang sebagai Ketua Perwakilan Majelis Sinode Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Kabupaten Gunung Mas. Jadi ada dua tanggung jawab yang saya emban, yakni sebagai kepala daerah dan sebagai bagian dari pelayanan gereja,” ujar Jaya kepada mediadayak.id,Kamis (25/6/2026) melalui sambungan telepon.
Menurut Jaya, Pesparawi Nasional bukan sekedar ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tapi juga momentum mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas dari seluruh Indonesia.
“Kehadiran kontingen Gunung Mas di Pesparawi Nasional menjadi kebanggaan tersendiri. Mereka membawa semangat, talenta, dan identitas daerah yang patut mendapat dukungan penuh. Kami berharap peserta dari Gunung Mas dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional,”tegas Jaya.
Jaya menambahkan, kontingen Gumas bergabung bersama seluruh kontingen kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah dalam ajang yang mempertemukan ribuan peserta dari berbagai provinsi tersebut.
“Pesparawi bukan hanya soal kompetisi. Ini adalah ruang membangun persaudaraan lintas daerah, memperkuat iman, sekaligus menunjukkan bahwa Gunung Mas memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,”tambah Jaya.
Sebagai informasi, Pesparawi Nasional XIV berlangsung di Manokwari, Papua Barat, dan diikuti sekitar 6.200 peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Pembukaan kegiatan diawali dengan pawai budaya yang berlangsung meriah di Lapangan Borasi, Manokwari. Selain perlombaan, kegiatan juga diramaikan dengan pameran di lingkungan Universitas Papua (UNIPA) yang menjadi wadah promosi dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Keikutsertaan Gumas dalam ajang nasional ini dinilai menjadi momentum penting untuk menunjukkan eksistensi daerah, sekaligus memperkuat kontribusi masyarakat Gumas dalam pembangunan karakter, spiritualitas, dan persatuan bangsa melalui seni paduan suara gerejawi.(Nov/Aw)












