Dukung Pengembangan UMKM, BI Kalteng Tampilkan Konsep 3E dalam Pesona Tambun Bungai 2026

Kepala KPw BI Kalteng, Yuliansyah Andrias (tengah) saat menyampaikan informasi terkait Pesona Tambun Bungai 2026 dalam Bincang Media di Executive Lounge KPw BI Kalteng, Kamis (21/5).(Media Dayak/Asep)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dalam upaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indoneia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menampilkan konsep 3E dalam kegiatan Pesona Tambun Bungai 2026.

Pesona Tambun Bungai adalah kegiatan tahunan BI Kalteng yang menjadi puncak rangkaian pembinaan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) oleh BI Kalteng di wilayah setempat.

Kepala KPw BI Kalteng, Yuliansyah Andrias dalam Bincang Media di KPw BI Kalteng, Kamis (21/5), mengatakan bahwa Pesona Tambun Bungai 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 29-31 Mei 2026 di Atrium Duta Mall

“Pesona Tambun Bungai 2026 merupakan partisipasi BI Kalteng dalam rangka memeriahkan HUT ke-69 Provinsi Kalteng. Ada konsep 3E yang kami tampilkan dalam Pesona Tambun Bungai 2026, yaitu Eksebisi, Edukasi dan Empowerment,” katanya.

Lebih lanjut Yulainsyah Andrias menjelaskan, konsep eksebisi Pesona Tambun Bungai 2026 akan menampilkan sejumah produk dari UMKM unggulan binaan BI Kalteng bekerja sama dengan Dekranasda Kalteng.

“UMKM akan dibedakan menjadi bagian wastra dan kriya, bagian makanan dan minuman, serta bagian lainnya yang di dalamnya adalah Dekranasda Kalteng dan 99 Coffe dan Monin,” ucapnya.

Adapun untuk konsep edukasi, Pesona Tambun Bungai 2026 akan menggelar sejumlah talkshow tentang ekonomi digital dan ekonomi Syariah, serta sosialisasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah dan tentang QRIS.

“Dari sisi empowerment atau pemberdayaan, kami berusaha mempertemukan UMKM dengan kalangan perbankan untuk membuka akses pembiayaan,” terangnya.

Terakhir Yuliansyah Andrias berharap Pesona Tambun Bungai 2026 dapat memperluas pasar UMKM di Kalteng sehingga UMKM dapat menjadi motor penggerak perekonomian, mampu melakukan ekspor dan menghasilkan devisa serta membuka akses pembiayaan perbankan.(aw)

image_print

Pos terkait