Kejurnas Grasstrack Momentum Bangkitkan Perekonomian Masyarakat

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong didampingi Ketua IMI Kalteng Jufferi Simon, Sekda Richard, Kapolres AKBP Theodorus Priyo Santosa, dan Ketua Pengcab IMI Gumas Evandi ketika mengangkat bendera start, pada Kejurnas Swallow Grasstrack Yamaha Putaran I Region IV Kalimantan, di Sirkuit Antang Sakti Kuala Kurun, Minggu (5/5/2024). (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Swallow grasstrack Yamaha tahun 2024 putaran I Region IV Kalimantan di Sirkuit Antang Sakti Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menjadi momentum mendongkrak perekonomian masyarakat.

”Melalui event ini, kami berharap akan menggerakkan kembali perekonomian masyarakat menuju pertumbuhan ekonomi melalui usaha kecil menengah (UKM) dan pariwisata,” kata Bupati Gumas Jaya Samaya Monong membuka kegiatan, Minggu (5/5).

Jaya menyebut, Pemkab Gumas menyambut baik olahraga yang memacu adrenalin ini, karena disamping menumbuhkembangkan bakat-bakat peserta grasstrack, juga menjadi wadah bagi pemuda dan remaja menyalurkan hobi, sehingga tidak lagi melakukan aksi balap liar, sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat.

”Mengingat besarnya animo masyarakat terhadap grasstrack, diharapkan event seperti ini terus berkesinambungan dengan tujuan mencari bibit-bibit crosser yang handal di Kabupaten Gunung Mas, untuk dapat berkompetisi pada event-event nasional lain,” kata Jaya.

Ia juga berterima kasih kepada pengurus IMI pusat dan provinsi yang sudah mempercayakan Kabupaten Gumas sebagai tuan rumah penyelenggaraan event kejurnas grasstrack ini ke dalam kalender IMI. Apalagi sebelumnya Kabupaten Gumas juga sukses menyelenggarakan kejuaraan daerah (kejurda) tahun 2023 lalu.

”Terima kasih kepada sponsor utama dan panitia yang bekerja keras, mulai dari tahap persiapan sampai dengan pelaksanaan kejurnas grasstrack ini. Selamat bertanding kepada seluruh peserta kejurnas, baik itu yang berasal dari dalam maupun luar pulau kalimantan,” tutur Jaya.

Sementara itu, Ketua Panitia Try Pebriadi mengakui, kejurnas grasstrack diikuti 100 rider dengan 256 starter. Ada 22 kelas diperlombakan, yang terdiri dari lima kelas kejurnas dan 17 kelas supporting race, di Sirkuit Antang Sakti Kuala Kurun yang memiliki panjang lintasan 1.400 meter.

”Untuk kelas kejurnas yang diperlombakan yakni GTX1-Trail Tune Up 4L 180cc Pro, GTX2-Trail Standard 4L 155cc Pro, GTX3-Trail Standard 4L 155cc Pemula, GTX4-Trail Standard 4L 155cc wanita, GTX5-Trail Standard Pabrik 4L 155cc Pemula,” ungkap Tri.

Sedangkan kelas supporting race yang diperlombakan yaitu kelas sport dan trail lokal gumas, kelas trail standard 4L 150cc lokal gumas, kelas bebek standard 2L dan 4L lokal gumas, kelas bebek standard 2L dan 4L kalteng, kelas bebek standard 2L dan 4L open, kelas bebek modif 4L 125cc open, kelas sport dan trail open, kelas trail standard 4L 155cc open.

Lalu, kelas trail tune Up 4L 180cc open, kelas FFA open, kelas adventure open (non SE non pembalap), kelas adventure usia 30+, kelas adventure usia 40+, kelas adventure lokal gumas, kelas mini trail sampai usia 13 tahun, kelas spesial engine 65cc novice, dan spesial engine 250cc open.

Event yang digelar merupakan hasil kolaborasi Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Gumas dengan pemkab setempat, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gumas, dan Pengurus Provinsi (Pengprov) IMI Kalteng.

Turut hadir, unsur forkompimda atau yang mewakili, Waket I DPRD Gumas Binartha, Sekda Richard, Ketua IMI Kalteng Jufferi Simon, Ketua Pengcab IMI Gumas Evandi, Kadisdikpora Aprianto, Kepala BKAD Hardeman,Ketua TP PKK Ny Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong dan tamu undangan lainnya.(Nov/Lsn)

 

 

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait