Infrastruktur Kalteng Terus Digenjot, Jalan Provinsi Mantap Tembus 87,33 Persen

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran (Media Dayak/MMCKalteng)

Palangka Raya, Media Dayak 

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan pembangunan infrastruktur di Kalteng terus dipercepat secara merata, baik di wilayah perkotaan maupun hingga pelosok desa, sebagai upaya memperkuat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
Ia menyampaikan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, setiap program pembangunan harus benar-benar tepat sasaran, tepat guna, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Pembangunan infrastruktur tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik, tetapi juga sebagai upaya membuka akses ekonomi, pendidikan, serta pelayanan dasar.
 
“Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun, tetapi justru menjadi momentum untuk bekerja lebih cermat, lebih disiplin, dan lebih bertanggung jawab,” katanya, Jumat (27/2).
 
Dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan nilai Huma Betang, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan di Kalteng harus dirasakan secara adil dan merata di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai, tanpa meninggalkan satu daerah pun.
 
Menurutnya, infrastruktur jalan menjadi tulang punggung dalam mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah. Peningkatan kualitas konektivitas diyakini mampu memperlancar arus distribusi barang, mobilitas masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.
 
Sejumlah ruas strategis terus ditingkatkan, di antaranya ruas Bukit Liti–Bawan, akses Palangka Raya–Kuala Kurun, Jalan Lingkar Luar Sampit, serta ruas Simpang Pundu–Tumbang Samba, sebagai bagian dari penguatan konektivitas wilayah di Kalteng.
 
Secara keseluruhan, kondisi jalan provinsi di Kalteng saat ini tercatat dalam kondisi mantap mencapai 87,33 persen dari total panjang jalan provinsi sebesar 1.275,60 kilometer.
 
Selain itu, peningkatan infrastruktur juga dilakukan di berbagai wilayah, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Kuala Kurun, Tumbang Samba, Kuala Pembuang–Segintung, Katingan–Pakahi, Kapuas–Terusan, Barito Selatan, Barito Timur, hingga kawasan Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, termasuk melalui kegiatan normalisasi saluran pendukung.
 
Gubernur menegaskan, percepatan pembangunan infrastruktur akan terus menjadi prioritas agar Kalteng mampu tumbuh lebih kuat, maju, dan berdiri sejajar dengan daerah lain, tanpa meninggalkan satu wilayah pun.(Rls/YM/Aw)
image_print

Pos terkait