Rakerda Daring melalui video conference yang di ikuti Kwarcab di 13 Kabupaten dan 1 Kota se-Kalteng dipimpin langsung oleh Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa (19/5) (Media Dayak/Yanting).
Palangka Raya, Media Dayak
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran memimpin Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Kalteng Tahun 2020 dalam jaringan (Daring) melalui Video Conference (Vicon) yang di ikuti Kwartir Cabang (Kwarcab) di 13 Kabupaten dan 1 Kota se-Kalteng.
“Kegiatan Rakerda kita tahun 2020 ini diselenggarakan dengan cara berbeda dari biasanya yaitu diselenggarakan secara online. Hal ini disebabkan oleh hal yang sudah kita ketahui dan alami bersama yaitu adanya pandemi corona virus disease 2019 (covid-19) yang sedang melanda daerah kita Kalteng,” papar Ketua Kwarda Kalteng Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran saat membuka Rakerda Gerakan Pramuka Kalteng di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa (19/5).
Pandemi Covid-19 ini melanda negara kita Indonesia, bahkan melanda sebagian besar negara-negara di dunia dengan segala dampaknya yang bervariasi, lanjut Yulistra Ivo. “Adapun Tema Rakerda kita tahun 2020 ini adalah Peran serta Gerakan “Pramuka Kalteng Dalam Penanggulangan Dampak Covid19,”imbuhnya.
Ivo demikian sapaan akrab wanita asal Jawa Tengah ini, mengataka, program kerja (Progja) Kwarda Kalteng tahun 2020, sebagaimana arahan Kamabida mengalami perubahan dari hasil Rakerda tahun 2019 yang lalu.
“Perubahan tersebut menyesuaikan dengan perkembangan keadaan pandemi covid-19 beserta dampaknya. Perubahan tersebut difokuskan (refocusing) pacla peranserta dalam penanggulangan dampak pandemi covid19. Refocusfng program kerja tersebut berimplikasi pada penyesuaian alokasi anggaran (realokasi),” jelas Ivo.
Istri orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini mengundang, Kwartir Nasional telah melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada tanggal 19-21 Februari 2020 di Cibubur, Jakarta, dan Kwarda Kalteng telah mengirimkan utusannya untuk mengikuti Rakernas tersebut. Pelaksanaan Rakernas tersebut sebelum Indonesia dinyatakan secara resmi mengalami wabah Covid-19.
“Hal ini berarti semua program kerja Kwarnas tahun 2021 bertolak dari kondisi yang normal,” jelasnya.
Ivo berharap, forum Rakerda daring tersebut dapat bermanfaat dalam penyusunan program kerja tahun 2021 secara optimal dan diperkaya dengan rekomendasi dari peserta Rakerda.
“Penyusunan Program Kerja Tahun 2021 kiranya dapat dirancang secara realistis, disesuaikan dengan kondisi setempat yang pada tahun 2021 mungkin masih dalam tahap pemulihan akibat pandemi covid-19,” kata Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran. (YM).











