Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melantik Hendra Toendan sebagai Direktur Perumdam Maruang Duhung Kabupaten Gumas periode 2026–2031, di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Gumas Rabu (24/6/2026). (Media Dayak/Novri J Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan air bersih kepada masyarakat melalui pelantikan Hendra Toendan sebagai Direktur Perumdam Maruang Duhung Kabupaten Gunung Mas periode 2026–2031.
Pelantikan dipimpin langsung Bupati Gumas Jaya Samaya Monong,di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Gumas Rabu (24/6/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan arah baru bagi Perumdam Maruang Duhung untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.
Dalam sambutannya, Jaya menegaskan Perumdam bukan semata-mata entitas bisnis yang berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan memiliki tanggung jawab sosial yang sangat besar dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Perumdam bukan sekedar perusahaan daerah yang mengejar keuntungan. Fungsi utamanya adalah memberikan pelayanan publik berupa penyediaan air minum yang bersih, sehat, aman, dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gunung Mas,” tegas Jaya.
Karena itu, Jaya meminta Hendra Toendan yang kembali dipercaya memimpin perusahaan daerah tersebut agar mampu membawa Perumdam Maruang Duhung menjadi perusahaan yang lebih profesional, produktif, efisien, dan berdaya saing.
Menurut Jaya, tantangan pengelolaan perusahaan daerah saat ini tidak lagi sederhana. Di era transformasi digital tahun 2026, Perumdam dituntut mampu menggabungkan disiplin birokrasi yang taat regulasi dengan budaya korporasi yang cepat, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, tantangan terbesar kita adalah bagaimana mengintegrasikan budaya kerja birokrasi yang patuh regulasi dengan budaya korporasi yang lincah, inovatif, dan customer-oriented. Semua itu harus diwujudkan melalui transformasi kepemimpinan yang kuat dan modern,” ujar Jaya.
Jaya menekankan, kepemimpinan yang adaptif menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan pelayanan air bersih ke depan.
“Melalui transformasi kepemimpinan yang modern, tantangan yang rumit harus diubah menjadi sederhana, dan yang berat harus menjadi ringan melalui kerja keras, kolaborasi, serta kebersamaan,” tambah Jaya.
Saat ditanya mengenai target konkret yang dibebankan kepada Direktur Perumdam Maruang Duhung selama lima tahun ke depan, Jaya mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Salah satu target yang menjadi perhatian serius adalah realisasi distribusi air bersih selama 24 jam penuh, khususnya bagi pelanggan di wilayah perkotaan Kuala Kurun.
“Harapan kami pelayanan bisa lebih baik lagi. Terutama untuk wilayah dalam kota, sebagaimana yang pernah kami sampaikan sebelumnya, targetnya adalah pelayanan air selama 24 jam. Untuk rincian dan indikator pencapaiannya nanti akan dijelaskan lebih lanjut oleh Dewan Pengawas dan Direktur yang baru dilantik,” jelasnya.
Jaya menambahkan, pemerintah daerah dalam waktu dekat akan menggelar rapat lanjutan guna mempertajam program kerja Perumdam sehingga target-target pelayanan dapat diwujudkan secara terukur.
“Tentunya harus ada action plan yang jelas. Dalam waktu dekat kami akan melakukan rapat lanjutan untuk penajaman program-program prioritas agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Di sisi lain, Jaya juga memberikan apresiasi atas capaian membanggakan yang berhasil diraih Perumdam Maruang Duhung. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, perusahaan daerah tersebut berhasil memperoleh predikat “Sehat” berdasarkan hasil penilaian kinerja yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti nyata kerja keras direksi dan seluruh jajaran Perumdam dalam memperbaiki tata kelola perusahaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direktur dan seluruh jajaran Perumdam Maruang Duhung atas capaian predikat Sehat dari BPKP. Ini merupakan prestasi penting dan menjadi tonggak sejarah baru bagi PDAM Kabupaten Gunung Mas,” ungkapnya.
Meski demikian, Jaya menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh membuat perusahaan berpuas diri. Evaluasi terhadap kinerja direksi tetap dilakukan secara berkala oleh Dewan Pengawas guna memastikan target-target pelayanan dan pengembangan perusahaan dapat tercapai secara optimal.
“Dewan Pengawas terus menjalankan fungsi evaluasi sesuai tugas dan kewenangannya. Hasil evaluasi itu akan kembali dibahas dalam rapat mendatang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja perusahaan ke depan,” pungkasnya.
Pelantikan Hendra Toendan untuk periode kedua ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Gumas menginginkan keberlanjutan reformasi di tubuh Perumdam Maruang Duhung. Tantangan kini telah menanti, mewujudkan pelayanan air bersih yang semakin prima, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan merealisasikan impian distribusi air 24 jam bagi warga Kota Kuala Kurun.(Nov/Aw)













