Efendi W Rasa
Kuala Kurun,Media Dayak
Pelaksana Tugas(Plt)Camat Damang Batu,Kabupaten Gunung Mas (Gumas),Efendi W Rasa mengatakan masyarakat desa Tumbang Anoi Kecamatan Damang Batu siap menyambut kegiatan Seminar Internasional dan Ekspedisi Napak Tilas Damai Tumbang Anoi 1894-2019 yang digelar tanggal 22 24 Juli 2019.
“Saya bersama teman-teman Kecamatan sudah berkunjung kedesa Tumbang Anoi dan bertemu dengan masyarakat desa. Mereka siap menghadapi kegiatan penting itu.Mereka siap menerima tamu yang datang dengan baik,” kata Efendi,Kamis(11/7).
Bahkan lanjut dia,Bupati Jaya S Monong Rabu(10/7)bersama sejumlah Kadis, mengunjungi Betang Tumbang Anoi untuk melihat kesiapan yang sudah dilakukan dan juga bertemu dengan warga desa.
“Pak Bupati pada pertemuan penuh keakraban dengan warga desa memberikan arahan kepada warga desa dalam kegiatan nantinya.Pak Bupati berharap warga desa dapat berinteraksi dengan baik dengan semua tamu,baik tamu dalam negeri maupun luar negeri,karena kegiatan nantinya akan dihadiri peserta dari Indonesia,Malaysia dan Brunai Darussalam.Jadi warga desa harus memberi pelayanan yang baik,” ungkapnya.
Soal kesiapan sarana prasarana,Efendi yang juga Camat Kahut(Kahayan Hulu Utara)menyampaikan ada beberapa sarana prasarana yang harus dibenahi.Namun ia optimis dengan kebersamaan dan kerja keras,sarana prasarana yang masih kurang bakal dipenuhi.
“Salah satu yang harus difinalkan adalah tempat menginap,tenda,kamar mandi dan toilet.Ini nantinya yang harus dikordinasikan dengan panitia.Tapi kita optimis,sebelum pelaksanaan kegiatan,semuanya itu dapat diselesaikan,” katanya.
Effendi menandaskan,perdamaian Tumbang Anoi dahulu menghasilkan 96 pasal kesepakatan.Namun 2 pasal penting sebagai tonggak sejarah peradaban suku Dayak,yakni menghentikan budaya perbudakan dan mengayaw alias potong kepala.
“Kita patut bersyukur atas pertemuan akbar kala itu,” tutupnya.(Nov/Lsn)












