Muskab PTMSI Barito Utara Masa Bakti 2026–2030, Dua Kandidat Siap Bertarung

MUSKAB PTMSI BARITO UTARA-PTSMI Barito Utara menggelar kegiatan Muskab pemilihan ketua masa bakti 2026-2030 di aula Dinas Pertanian setempat, Sabtu (27/6/2026).(Media Dayak/Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
 Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Barito Utara resmi digelar di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Sabtu (27/6/2026). Agenda utama musyawarah tersebut adalah pemilihan Ketua Umum PTMSI Barito Utara masa bakti 2026–2030 yang diikuti dua kandidat, yakni Fadli dan H. Adi Haryadi.
 
Ketua Panitia Pemilihan Ketua Umum PTMSI Barito Utara, Agus Wibowo atau yang akrab disapa Otong, mengatakan hingga penutupan pendaftaran pada Jumat malam, panitia menerima dua berkas pencalonan yang seluruhnya telah memenuhi persyaratan administrasi.
 
“Sampai penutupan pendaftaran, terdapat dua bakal calon yang mendaftar, yaitu Bapak Fadli sebagai pendaftar pertama dan Bapak H. Adi Haryadi sebagai pendaftar kedua. Setelah kami lakukan pemeriksaan, seluruh persyaratan administrasi keduanya dinyatakan lengkap sehingga berhak mengikuti proses pemilihan,” ujar Agus Wibowo yang akrab disapa Otonk ini.
 
Menurutnya, kehadiran dua calon merupakan perkembangan positif bagi organisasi karena memberikan ruang demokrasi yang lebih terbuka dibandingkan beberapa periode sebelumnya yang hanya diikuti calon tunggal.
 
“Kami bersyukur proses demokrasi di PTMSI Barito Utara kali ini berjalan lebih dinamis. Selama beberapa periode sebelumnya pemilihan berlangsung secara aklamasi karena hanya ada satu calon. Kini anggota memiliki pilihan sehingga demokrasi organisasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.
 
Agus menjelaskan, hak suara dalam Muskab diberikan kepada tiga Persatuan Tenis Meja (PTM) yang aktif, yakni PTM Pulau Bebas, PTM Gunung Pinang, dan PTM Tumpurho, ditambah satu suara dari kepengurusan PTMSI Kabupaten Barito Utara.
 
Ia mengajak seluruh peserta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan tetap menjaga soliditas organisasi. “Siapa pun yang nantinya terpilih adalah pilihan bersama. Saya berharap tidak ada perpecahan setelah pemilihan. Kalah ataupun menang merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap bersatu untuk memajukan olahraga tenis meja di Kabupaten Barito Utara,” tegasnya.
 
Sementara itu, Ketua Umum PTMSI Kalimantan Tengah melalui Sekretaris Umum Pengprov PTMSI Kalimantan Tengah, Akhmad Samani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Kabupaten PTMSI Barito Utara sebagai bagian dari penataan organisasi di tingkat kabupaten.
 
Menurutnya, Barito Utara menjadi salah satu daerah yang memiliki perkembangan organisasi cukup baik dengan jumlah Persatuan Tenis Meja (PTM) aktif yang relatif lebih banyak dibandingkan sejumlah kabupaten lain di Kalimantan Tengah.
 
“Barito Utara merupakan salah satu kabupaten yang memiliki PTM aktif terbanyak di Kalimantan Tengah. Ini merupakan modal yang sangat baik dalam melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Tinggal bagaimana kepengurusan yang baru nantinya mampu mengelola potensi tersebut dengan baik,” ujar Akhmad Samani.
 
Ia menjelaskan, sesuai arahan Pengurus Besar PTMSI, seluruh PTM harus memiliki legalitas yang jelas melalui surat keputusan pengurus kabupaten, memiliki tempat latihan tetap, pelatih, serta anggota aktif sebagai syarat pembinaan organisasi.
 
Akhmad Samani juga mengingatkan pentingnya kesinambungan kepengurusan PTMSI di setiap daerah agar tidak menghambat pembinaan atlet maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan resmi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
 
“Kami berharap ketua umum yang terpilih bersama jajaran pengurus periode 2026–2030 segera menyusun kepengurusan yang solid, memperkuat sinergi dengan KONI dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, serta meningkatkan pembinaan atlet sehingga prestasi tenis meja Barito Utara terus meningkat di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
 
Ia menambahkan bahwa keberhasilan organisasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh ketua umum, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh klub, pengurus, pelatih, atlet, dan pemerintah daerah agar pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan.
 
Melalui pelaksanaan Muskab tersebut diharapkan lahir kepemimpinan baru yang mampu membawa PTMSI Kabupaten Barito Utara semakin maju, solid, serta mampu mencetak atlet-atlet tenis meja berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi.(Lna/Lsn)
 
 
 
image_print

Pos terkait