Jaya Soal BID: Jangan Hanya Seremonial,Harus Ada Hasilnya!

Bupati Jaya S Monong diwawancara pewarta usai membuka kegiatan BID di GPU Tampung Penyang.(Media Dayak/Novri JK Handuran).

Kuala Kurun,Media Dayak

Bacaan Lainnya

     Bupati Gunung Mas(Gumas)Jaya Samaya Monong menyatakan Bursa Inovasi Desa atau BID yang merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa di lingkungan Kabupaten, kegiatannya di Gumas jangan hanya seremonial, namun harus ada hasilnya.

“Kegiatan hari ini(kemarin),sekarang dan kedepan harus bisa dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan hanya seremonial, kegiatan ini harus difahami dan dilaksanakan oleh kepala desa(Kades)dan kita semua. Kita perlu prakteknya, bukan hanya selalu teori,” seru Jaya dalam arahannya membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa(BID)Cluster I Kecamatan Kurun,Mihing Raya dan Sepang di GPU Tampung Penyang,Kamis(11/7).Jaya tegaskan,kegiatan BID hari ini dirinya akan mengecek keberhasilannya, apakah teori yang diperoleh dapat dilaksanakan atau tidak.

“Selama pemerintahan saya dan Bu Efrensia,setiap program kegiatan harus tepat sasaran,setiap program kegiatan harus nyata manfaatnya bagi masyarakat Gunung Mas, tidak sekedar program kegiatan tanpa memberi hasil yang baik,” tukasnya.

BID,menurut Jaya dimaksutkan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan Dana Desa yang lebih efektif dan inovatif.

“Kegiatan-kegiatan yang dipamerkan dalam Bursa Inovasi Desa itu antara lain kegiatan-kegiatan yang bernilai inovatif dalam pembangunan desa yang bukan dalam bentuk barang,tetapi dalam bentuk ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa. Saya harap desa-desa di daerah ini dalam melaksanakannya(BID),” ujar Jaya.

Yulius Agau selaku ketua Pokja Tim Inovasi Kabupaten(TIK)dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan, yaitu untuk memperkenalkan inovasi masyarakat yang berkembang di desa – desa dan meningkatkan kualitas penggunaan Dana Desa.

“Peserta yang hadir dikegiatan ini berjumlah 200 orang,terdiri dari unsur Tim Inovasi Kabupaten,pendamping Profesional, Pemerintah Kecamatan Kepala Desa, Ketua BPD, Tokoh masyarakat dan keterwakilan perempuan,” kata Yulius yang juga Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Kegiatan di hadiri sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah,Camat Kurun,Camat Sepang,Plt Camat Mihing Raya,sejumlah pejabat eselon III dan IV dan undangan lainnya.(Nov/Lsn)

image_print

Pos terkait