Korupsi Sudah Membudaya

Sekda Gumas Richard menghadiri pembukaan Sosialisasi Perilaku Anti Korupsi di Aula Hotel Zefanya, Senin (20/11). (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) melalui Inspektorat Kabupaten Gumas menyelenggarakan Sosialisasi Perilaku Anti Korupsi di Aula Hotel Zefanya, Senin (20/11).

Membuka kegiatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Richard menegaskan korupsi merupakan perilaku yang sudah membudaya, dan fenomena ini umum dijumpai di masyarakat

“Korupsi ditemukan baik di lembaga pemerintah maupun swasta, serta melibatkan pimpinan lembaga yang sejatinya menjadi role model bagi generasi muda,” kata Richard.

Menurutnya, untuk membuat perubahan perlu adanya pendidikan anti korupsi yang dapat secara cepat atau lambat menjadi budaya baru yaitu budaya anti korupsi.

Ia menyerukan, untuk menjauhi perilaku korupsi, mari bersama-sama kita budayakan, kita tanamkan perilaku yang mengedepankan nilai-nilai anti korupsi, yaitu sikap jujur, disiplin, kerja keras, bertanggung jawab, mandiri, berani, perduli, adil, dan sederhana. Perilaku atau sikap di atas hendaknya dilakukan dalam keseharian.

“kita semua [Pemkab Gumas] harus dapat menjadi contoh teladan bagi masyarakat dalam membudayakan nilai-nilai anti korupsi,” kata Richard.

Lanjut dia, jujur dalam pengelolaan anggaran, sederhana dalam gaya hidup, berani dalam sikap membela kebenaran, mandiri dalam bekerja, perduli dalam bermasyarakat, disiplin, bekerja keras dan bertanggung jawab dalam bekerja, mengabdi kepada masyarakat dan melaksanakan tugas.

“Dengan menerapkan nilai-nilai anti korupsi di atas, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pekerjaan, serta dibarengi dengan ketaatan terhadap ketentuan yang ada, saya percaya tidak akan ada lagi di kabupaten Gunung Mas yang harus meringkuk di balik jeruji besi,” tutur Richard.

Kepala Inspektorat Gumas Dihel dalam laporannya menyampaikan, kegiatan  sebagai pembelajaran berkarakter yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan arahan kepada kita bersama agar berperan aktif dalam membentuk karakter yang baik guna menghindari perbuatan korupsi. Selain mendorong Pemkab Gumas untuk lebih sigap dalam menanggulangi angka korupsi.

“Kegiatan ini dilakukan dengan pemaparan materi dari beberapa narasumber berkompeten di bidangnya, yakni materi tentang pengenalan tindak pidana korupsi serta upaya / program pemberantasan korupsi daerah. Pengelolaan dan evaluasi benturan kepentingan pada pemerintah daerah, dan inovasi dalam pencegahan korupsi daerah,” terang Dihel. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait