Dijadwalkan Presiden Resmikan Terminal Baru Bandara Tjilik Riwut

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Ibu Ivo Azhari Sugianto Sabran foto bersama Wali Kota Palangka Raya Fairid Napirin dan Pejabat lainnya didepan terminal baru Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Rabu (2/1). (Dayak Pos/Yanting)

Bacaan Lainnya

Palangka Raya, Media Dayak

    Kepala Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Paryono mengatakan, terminal baru Bandara Tjilik Riwut rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 7 Pebuari 2019.

“Ini informasi jadwal kita terima dari pusat  untuk pihak bersiap-siap sambil menunggu  informasi ter up date,” urai Paryono, Rabu (2/1).

Menurutnya, pengerjaan pembangunan Terminal Baru Tjilik Riwut sejak 2015 sampai sekarang masih dikerjakan pihak kontraktor. 

Sesuai penandatanganan kerjasama, Paryono menyatakan, penyerahan pengelolaan terminal tersebut seharusnya sudah dilakukan 19 Desember antara PT. Angkasa Pura II dengan Dirjen Perhubungan  sejak 1 Januari 2019.

Namun, masih dalam tahap transisi penyelesaian sedikit lagi sehingga masih di bawah pengawasan pihak Bandara Tjilik Riwut.

“Artinya, di terminal tersebut masih ada beberapa kelengkapan yang belum terpenuhi. Namun terminal tersebut sudah bisa dioperasionalkan, seperti pemasangan sebagian air conditioner (AC), serta ornament-ornamen lainnya,” terangnya. 

Paryono mengatakan, saat ini proses pembangunan terminal yang baru terus dilakukan pihak kontraktor. Tingkat kemajuan pembangunan terminal tersebut telah mencapai sekitar 100 persen.

“Kalau gedung atau pembangunan gedung sudah 100 persen. Hanya ada penambahan tertentu sisi luarnya yang include dengan arsitek bangunan,” ungkapnya.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menambahkan, pihaknya berharap bisa diresmikan pada Pebuari 2019. Kapan tanggal menunggu dari pusat karena semua tergantung dari jadwal kerja Presiden RI Joko Widodo.

“Kita paham jadwal Presiden padat sehingga menunggu saja kapan waktunya,” ucap Gubernur.

Gubernur berharap pemerintahan Presiden RI Joko Widodo bisa memimpin terpilih kembali dua periode untuk menyelesaikan visi dan misi belum tuntas. Karena sekarang  pembangunan dilakukan merata di semua provinsi, bukan lagi kawasan Pulau Jawa tetapi di semua provinsi atau dikenal pembangunan Indonesia sentries. 

“Kita doakan saja, Jokowi sehat dan panjang umur sehingga bisa kembali memimpin Indonesia 5 Tahun ke depan,” tutur Sugianto Sabran.(YM)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *