Palangka Raya, Media Dayak
Tidak dapat dipungkiri, saat ini pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dalam di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berkembang cukup pesat. Bahkan, hampir semua jalan dan jembatan sudah mampu menghubungkan antar Kabupaten/Kota se Kalteng.
Namun, selain dalam kondisi mulus, ada juga beberapa ruas yang masih sifatnya fungsional sehingga masih bisa dilalui oleh masyarakat. Oleh sebab itu, DPRD Kalteng mengharapkan, kedepannya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, perlu mengubah strategi pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kalimantan Tengah. Dari yang sebelumnya terfokus untuk membuka keterisolasian, dirubah kearah bagaimana meningkatkan kualitas pembangunan yang telah dihasilkan.
Bahkan, jalan dan jembatan yang menghubungkan antar kabupaten, kabupaten ke kecamatan maupun kecamatan ke desa-desa sudah bisa dinikmati masyarakat. Hasil pembangunan yang telah dihasilkan tersebut telah mampu dinikmati masyarakat Kalteng, dimana dengan terbangunnya infrastruktur jalan dan jembatan ekonomi masyarakat menjadi meningkat.
Hal ini tidak terlepas dari dengan terkoneksinya seluruh akses jalan, masyarakat akan dengan mudah memasarkan hasil sumber daya alam (SDA) yang selama ini dia hasilkan. Karena dengan tembusnya infrastruktur, hasil pertanian dan perkebunan akan sangat cepat dijual ke pasaran, tanpa harus menunggu waktu berhari-hari.
Menurut Anggota Komisi DPRD Kalteng, H.Jimin, apa yang telah dihasilkan dalam pembangunan, khususnya dibidang infrastruktur harus disyukuri masyarakat. Hanya saja kedepan, pemerintah perlu memikirkan bagaimana merubah pola yang ada, dari yang terfokus membuka keterisolasian menjadi peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan.
Kita lihat saja sekarang, jalan semua terkoneksi baik antar kabupaten maupun dari kabupaten ke Desa secara langsung. Tetapi kita mengharapkan, kedepan bagaimana pemerintah memikirkan peningkatan kualitas jalan kita,Ucap Jimin, saat dibincangi media ini, di gedung dewan, jalan S.Parman, beberapa waktu lalu.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Sukamara ini juga mengatakan, peningkatan kualitas jalan yang dimaksudkan politisi dari Demokrat ini adalah, bagaimana jalan yang selama ini hanya berupa timbunan agregat dapat diaspal. Kemudian, jalan yang sudah teraspal tetapi lebarnya masih 4,5 meter bisa ditingkatkan lagi lebarnya menjadi 6 meter.
Sehingga semua infrastruktur jalan dan jembatan tersebut kedepannya, benar-benar mulus dan lebar seperti daerah lainnya di Indonesia.
Karena rata-rata jalan kita kan lebarnya masih 4,5 meter, ini harus dilebarkan, artinya kedepan lebih terfokus lagi meningkatkan kualitas jalan dan jembatan kita,Pungkas Politisi dari Fraksi Partai Demokrat Kalteng ini.(Nvd)










