Bangunan RSUD Lantai 2, 3 dan 5 Bisa Operasional Awal 2019  

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Bangunan baru gedung wing A RSUD Muara Teweh dilantai 2, 3 dan 5 yang dikerjakan oleh kontraktor PT Jaya Kontruksi (Jakon) tinggal tahap akhir atau finsihing. Pada awal Januari 2019 mendatang gedung tersebut sudah bisa operasional.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara H Feri Kusmiadi melalui Kabid Cipta Karya, Junaidi membenarkan pekerjaan lantai 2, 3, dan 5 gedung wing A RSUD sudah melewati tahap PHO dan kontrak akan berakhir tiga hari lagi.

“Pekerjaan akhir yang sedang dilakukan berupa pembersihan vinil. Masa akhir kontrak gedung wing A sama dengan gedung wing B yang pada tahap awal berupa pembangunan struktur dua lantai. Tiga lantai lainnya akan menyusul tahun depan,” kata Junaidi, Jumat (21/12).

Sementara General Affair PT Jakon, Gilbert mengatakan pada 12 Desember 2018 telah dilakukan serah terima pekerjaan tahap pertama atau provisional hand over (PHO) gedung wing A RSUD Muara Teweh. Adapun kontrak kerja berlangsung sampai 23 Desember 2018. “Kini tinggal pekerjaan finishing berupa pembersihan, sehingga pada Januari nanti tiga lantai itu sudah bisa ditempati,” katanya kepada wartawan, Kamis (20/12) kemarin.

Rombongan wartawan sempat diajak oleh dua teknisi PT Jakon, Zainul dan Adhy untuk melihat langsung kondisi pekerjaan akhir yang sedang digarap, Kamis siang. Dari hasil pantauan, seluruh komponen penunjang setiap ruangan di lantai 2, 3,dan 5 sudah terpasang.

Terutama dua ruang operasi bedah mayor, satu ruang operasi bedah umum, dan satu ruang cath jantung di lantai 2 lengkap dengan peralatan pendukung yang dioperasikan dari lantai 1. Sedangkan di lantai 3 dan 5 merupakan ruang instalasi rawat inap (Irna) yang dilengkapi vinil khusus, pesanan dari Perancis. “Jenis serangga tertentu sepeti lalat, nyamuk, dan kecoa akan mati, begitu hinggap di vinil jenis ini,” papar Zainul.

Sebelumnya saat menjawab pertanyaan DPRD Oktober lalu, Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan, tiga dari lima lantai pada wing A RSUD, yakni lantai 2, 3, dan 5 belum selesai, karena pada 2017 hanya tersedia anggaran sebesar Rp59.225.929.000.

Sedangkan berdasarkan desain RSUD Muara Teweh yang mengacu pada harga standar bangunan negara (HSBGN) anggaran yang dibutuhkan untuk wing A sebesar Rp94.509.000. Sehingga masih memerlukan anggaran sebesar Rp35.253.071.000 yang dapat dipenuhi pada tahun anggaran 2018.(lna/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *