Alokasi Dana Desa Tahun 2019 se-Kalteng Naik Sekitar 200 Milyar

Ilustrasi

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

  Alokasi Dana Desa se-Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2019 naik sekitar 200 milyar rupiah dibanding tahun sebelumnya. Anggaran Dana yang dikucurkan untuk Desa se-Kalteng tahun 2019 berjumlah sekitar 1,3 triliyun rupiah lebih.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemdes Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMDes) Kalteng, Eko Sulistiono, mengungkapkan pada 2018 lalu dana desa seperti tahun sebelumnya lebih banyak digunakan untuk pembangunan fisik. 

“Penggunaannya sama di tahun sebelumnya yaitu untuk pembangunan dan juga di pemberdayaan. Di pembangunan secara fisik di tahun 2018 memang mendominasi, itu kurang lebih hampir 80 persen, kalau di tahun 2017 sebesar 94 persen dari dana desa yang dipakai, sedangkan untuk pemberdayaan hanya mencapai 5,6 persen,” ujarnya saat di kunjungi awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.

“Di tahun 2018 terjadi sedikit peningkatan untuk pemberdayaan. Nah harapan kita di 2019 pemberdayaannya lebih,” tambahnya.

Eko mengatakan pemerintah provinsi Kalteng selalu mendorong agar Anggaran Dana Desa dapat lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan peningkatan sumber daya manusia. Beberapa sektor yang tercakup dalam pemberdayaan masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan bisa mendapat penyertaan modal dari Anggaran Dana Desa.  Dengan perekonomian masyarakat yang meningkat diyakini dapat turut mendongkrak pembangunan di bidang lainnya.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemdes BPMDes Kalteng, Eko Sulistiono mengharapkan melalui dana yang ada, masyarakat bisa lebih berpikir kreatif supaya bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga perekonomian desa yang lebih baik kedepannya.(Ytm/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *