Wabup Gumas Efrensia L P Umbing (tengah), didampingi Kaban Kesbangpol Gumas Jhonson Achmad (kanan), dan Asisten I Setda Gumas Rubby Haris (kiri), memimpin rapat membahas kesiapan dukungan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gumas, di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Gumas, Senin (2/3/2026).(Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Wakil Bupati (Wabup) Gunung Mas (Gumas) Efrensia L P Umbing memimpin rapat membahas kesiapan dukungan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gumas dengan agenda membahas penyediaan tempat bangunan Gedung kantor BNNK Gumas, dan menyediakan serta menghibahkan dana pendukung operasional BNNK Gunung Mas. Rapat di gelar di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Gumas, Senin (2/3/2026), dihadiri Kaban Kesbangpol Gumas Jhonson Achmad,Asisten I Setda Gumas Rubby Haris, dihadiri sejumlah kepala OPD.
Dalam keterangannya kepada mediadayak.id usai kegiatan Efrens menyampaikan, Pemkab Gumas berkomitmen kuat untuk memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan dalam rencana pendirian BNNK Gumas.
Langkah konkret yang akan disiapkan, mulai dari ketersediaan lahan, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, hingga dukungan pendanaan operasional.
Efren menyebut, dari sisi lahan, pemkab Gumas memastikan ketersediaan lahan sudah ada. Meski demikian, proses administrasi berupa sertifikasi masih harus diselesaikan agar memiliki kekuatan hukum yang sah. “Tanah sudah tersedia, hanya perlu proses sertifikat agar legalitasnya lengkap,” imbuhnya.
Untuk menunjang operasional awal, gedung sementara juga telah disiapkan. Artinya, secara fisik infrastruktur dasar sudah siap digunakan sambil menunggu tahapan lanjutan.
Tak hanya itu,sambung Efrens, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) juga dinilai mencukupi. Stok pegawai yang ada dianggap mampu mendukung operasional apabila lembaga tersebut resmi berdiri.
Hal penting yang masih menjadi perhatian adalah ketersediaan anggaran. Menurut Efrens, saat ini, dana operasional memang belum dialokasikan karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gumas tahun berjalan telah disahkan sebelumnya. Meski begitu, peluang penganggaran masih terbuka melalui APBD Perubahan.
“Kalau memang diyakini tahun ini bisa berdiri, tentu akan kita siapkan. Opsi penganggaran bisa melalui APBD Perubahan,” tegas Efrens.
Dengan kesiapan lahan, gedung, dan SDM yang sudah di depan mata, perhatian selanjutnya tertuju pada kepastian anggaran sebagai penentu langkah akhir. Masyarakat Gumas pun menanti realisasi nyata, apakah tahun-tahun kedepan bisa menjadi momentum berdirinya BNNK Gumas. Satu hal yang pasti, sinyal keseriusan Pemkab Gumas sudah ada.(Nov/Aw)










