250 Anggota PMR di Katingan Mendapat Pelatihan Tingkat Madya dan Wira Oleh PMI 

Sekitar 250 orang anggota PMR dari berbagai jenjang sekolah SMP dan SMP di Kecamatan Katingan Hilir dan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan, bergabung untuk mengikuti pelatihan kepalangmerahan tingkat Madya dan Wira dari Pengurus PMI Kabupaten Katingan yang berasal dari berbagai latar belakang, Sabtu pagi (23/8/2025) kemaren, di area Sport Center – Kasongan, yang dipimpin langsung oleh ketua PMI Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah.(Media Dayak/Ist)
 

Kasongan, Media Dayak 

Sekitar 250 orang anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari siswa dan siswi di beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di wilayah Kecamatan Katingan Hilir dan Kecàmatan Tewang Sangalang Garing (TSG) mendapat pelatihan tentang kepalangmerahan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Katingan, Sabtu pagi (23/8/2025), di area Sport Center – Kasongan Kabupaten Katingan. 

Bacaan Lainnya

Ketua PMI Kabupaten Katingan Nanang Suriansyah dalam sambutannya mengatakan, pelatihan seperti ini sebelumnya sudah juga dilaksanakan di wilayah Kecamatan lainnya dengan lancar dan sukses. “Sedangkan jenjang kegiatan PMI  yang diajarkan dalam pelatihan ini dibagi dalam dua bagian. Yaitu, untuk siswa  SMP pelatihannya disebut Madya dan tingkat siswa untuk SMA/SMK pelatihannya disebut Wira,” kata Nanang Suriansyah.

Sedangkan untuk pelatihnya menurut Nanang Suriansyah berasal dari pengurus PMI Kabupaten Katingan yang berlatar belakang cukup bervariasi. Diantaranya ada yang berlatar belakang tenaga kesehatan (nakes), kesiapsiagaan bencana, pertolongan pertama, perawat dan materi adaptasi iklim. 

Maksudnya, orang yang melatih ratusan PMR dimaksud menurutnya, diantaranya para seniornya yang berasal dari kakak-kakak pembina yang tergabung di dalam pengurus PMI Kabupaten Katingan dari berbagai latar belakang. “Diantaranya berlatar belakang nakes dan relawan serta berlatar belakang lainnya yang ada hubungannya dengan pertolongan/rasa kemanusiaan,” sebutnya.

Kesimpulannya, maksud dari  kegiatan  ini adalah menurutnya adalah, untuk mengembangkan karakter dan keterampilan kepalangmerahan pada PMR, agar siap menjadi relawan di masa depan. Sedangkan anggotanya terdiri dari remaja di tingkat  SMP (Madya) dan SMA/SMK (Wira), yang aktif dalam kesiapsiagaan bencana, serta menjadi agen promosi gaya hidup sehat. “Tujuannya, selain membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan pada remaja, juga mempersiapkan remaja menjadi kader dan calon relawan PMI masa depan, memupuk semangat peduli, tolong menolong dan kemanusiaan diantara sesama,” jelasnya. 

Adapun kegiatan PMR pada pagi itu, lanjutnya, seperti pertolongan pertama di sekolah dan mengurus Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dilatih untuk selalu siaga dan tanggap terhadap bencana di lingkungannya, merakit tandu, tali menali, merakit tenda, tata cara penanganan orang yang sedang sakit dan lain sebagainya. “Pelatihan seperti ini akan kita berikan juga kepada PMR di Pegatan Kecamatan Katingan Kuala,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua (waket) I DPRD Kabupaten Katingan ini. (Kas/Lsn)

image_print

Pos terkait