Wiyatno : Hari Jadi Kalteng Momen Memupuk Semangat Kebersamaan Persatuan Persaudaraan Dan Gotong Royong

Ketua DPRD Kalteng Wiyatno saat memberikan sambutan di acara Syukuran Hari Jadi ke-64 Provinsi Kalteng di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Minggu (23/5/2021). (Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Kalteng Wiyatno mengatakan hari jadi Kalteng menjadi momen untuk memupuk semangat kebersamaan, persatuan, persaudaraan dan gotong royong. Pernyataan tersebut disampaikan politisi PDI Perjuangan Kalteng saat memberikan sambutan di acara Syukuran Hari Jadi ke-64 Provinsi Kalteng bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Minggu (23/5/2021).

“Setinggi apapun tantangan dan halangan yang kita hadapi, kita akan tetap melangkah untuk meraih cita-cita dan mewujudkan masyarakat Kalteng yang sejahtera,” ujarnya di kegiatan yang juga di gelar secara daring dan di ikuti oleh pejabat kabupaten/kota se-Kalteng.

Wiyatno menyebut, peringatan hari jadi provinsi Kalteng ini merupakan peristiwa bersejarah bagi seluruh masyarakat Kalteng. “Peringatan ini kita lakukan sebagai rasa syukur yang mendalam kepada Allah Subhanahu Wata’ala atas apa yang kita capai, sebagai cermin sejauh sejauh mana jati diri kita membawa eksistensi daerah ke arah yang lebih maju sesuai dengan cita-cita luhur para pendiri daerah dan pelaku sejarah Kalteng,” tuturnya.

Pejabat tertinggi di DPRD Provinsi Kalteng ini juga mengungkapkan, makna yang terkandung dalam peringatan hari jadi adalah mengingatkan semua pihak pada ajaran nilai-nilai kebaikan, keikhlasan perjuangan dan pengabdian. Pada sisi lain, Wiyatno menyampaikan ada banyak kemajuan yang sudah dicapai. Meski harus diakui banyak pula hal-hal yang belum dapat dilaksanakan.

“Kita harus terus bersemangat, bekerja giat dan ikhlas, berfikir cermat dan inovatif agar Kalteng dapat berdiri sejajar dengan provinsi lain yang lebih maju dan unggul,” pintanya.

Menurut, Wiyatno Secara fisik di 14 kabupaten/kota, 136 kecamatan dan 1.576 desa di Kalteng telah dilaksanakan berbagai kegiatan pembangunan. Meskipun masih terdapat kekurangan, namun banyak perubahan serta kemajuan yang sudah dicapai selama ini. Sedangkan, untuk indeks pembangunan manusia (IPM) Kalteng meningkat cukup baik, persentase penduduk miskin Kalteng, berdasarkan survei ekonomi, mengalami penurunan. Selanjutnya, pendapatan asli daerah (PAD) mengalami peningkatan signifikan, meskipun pada tahun 2020 mengalami penurunan akibat dampak pandemi covid-19

“Sebagai generasi penerus tentu kita harus, berfikir dan bertindak bagaimana menjaga kebersamaan, kekompakan seraya bersatu hati dan pemikiran untuk meraih keberhasilan kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dengan mengendepankan prinsip Huma Betang, Handep Hapakat, pada Bumi Isen Mulang, Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila yang kita cintai ini,” katanya mengingatkan. (Ytm/Lsn)

image_print

Pos terkait