Wabup Gumas Efrensia LP Umbing (kiri) meninjau gedung Christian Center didampingi Kadis PU Champili (tiga dari kiri), Kaban Pengelolaan Keuangan dan Aset Untung (dua dari kanan) dan Sekdis PKP Gampang (dua dari kiri). (Foto Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Efrensia LP Umbing, Rabu (4/12) malam meninjau gedung Christian Center di Jalan Ahmad Yani Kuala Kurun yang pada bulan Juni 2020 digunakan untuk perhelatan akbar Sinode Umum GKE (Gereja Kalimantan Evangelis) ke XXIV.
“Saya bersama Pak Champili (Kadis PU), pak Untung (Kaban Pengelolaan Keuangan dan Aset), Pak Gampang (Sekdis PKP), pak Hardeman (bendahara perwakilan majelis sinode GKE wilayah Gumas), dan yang lainnya meninjau gedung Christian Center. Dari tinjauan ini saya menilai gedung Christian Center sudah siap digunakan untuk kegiatan Sinode Umum GKE bulan Juni tahun depan,” kata Efrensia usai peninjauan.
“Gedungnya sudah selesai, tapi beberapa perlengkapan dalam gedung masih harus dipenuhi .Seperti AC (air contotioner) dan perabot lainnya di dalam gedung. Tapi sebelum kegiatan (Sinode Umum) sudah kita (Pemkab) penuhi,” tandas Efrens dibenarkan Champili dan Untung.
Mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) itu pun menyorot lahan parkir gedung. Menurutnya, lahan parkir gedung yang representatif sangat penting untuk kelancaran tamu yang datang menggunakan kendaraan roda dua dan empat.
“Lahan parkir yang representatif harus kita pikirkan karena tamu yang datang ribuan.Saya ajak Pak Champili Kadis PU untuk melihat lokasi parkir yang baik,yang dapat menampung kendaraan roda dua dan empat dari banyaknya tamu yang datang,” kata Efrens.
Sebelum perhelatan Sinode Umum GKE ke XXIV, mantan Sekda Gumas itu berharap kebersihan dan keamanan gedung dapat terjaga dengan baik.
Sebelumnya Ketua Perwakilan Majelis Sinode GKE wilayah Kabupaten Gumas Rony Karlos menyatakan Sinode Umum GKE ke XXIV bertujuan menyampaikan dan menyatukan persepsi dari seluruh Resort se Kalimantan dan DKI Jakarta.
“Sejumlah isu dibahas di forum itu. Seperti pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur yang tentunya berdampak bagi GKE. Isu terkait anak-anak pemuda dan remaja di lingkungan Gereja Kalimantan Evangelis dan isu lainnya. Kita harap kegiatan nantinya berjalan lancar,” kata Rony. (Nov)













