Seruyan Terendah Kasus Stunting

Kepala Dinas Kesehatan Seruyan Mahdiniansyah

Kuala Pembuang, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Capaian yang cukup menggembirakan di bidang kesehatan diraih Seruyan, Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar pada tahun 2018, kasus stunting untuk usia anak 0-59 bulan, kabupaten Seruyan memiliki angka terendah se Kalimantan Tengah.

“Meskipun berdasarkan hasil riset kita terendah dalam kasus stunting, namun kita terus berupaya maksimal, agar kedepan di Seruyan tidak ada lagi kasus stunting,“ terang Kadis Kesehatan Seruyan, Mahdiniansyah S.KM,Mkes saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Menurut Mahdini, berbagai sosialisasi dan advokasi akan terus digiatkan pihaknya dalam usaha terus menekan kasus stunting pada anak di wilayah Seruyan, sebab stunting dapat mengancam generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa lantaran akan kalah bersaing karena tingkat kecerdasannya melemah serta akan menurunkan produktifitas.

“Adanya kasus stunting yang terjadi pada anak tentu mengancam tumbuh kembangnya, tingkat kecerdasannya menurun hingga produktifitasnya, padahal mereka merupakan generasi penerus, maka kita terus berupaya agar kedepan stunting di  Seruyan bisa kita eliminasi,“ tambahnya

Kemudian Mahdini meminta dukungan dari semua pihak, mulai dari camat, para lurah hingga kepala desa se kabupaten Seruyan, untuk dapat mensukseskan upaya dalam menekan angka stunting di wilayahnya.

Dia pun mengapreasiasi upaya yang dilakukan kepala desa Bangun Harja kecamatan Seruyan Hilir Timur, telah berupaya menganggarkan dana desanya  untuk memberikan asupan  makanan bergizi bagi anak-anak di desa agar penyakit stunting terus ditekan.

“Mudah mudahan seluruh desa bisa mengikuti jejak desa Bangun Harja untuk memberikan makanan bergizi bagi anak anak di desanya, sehingga upaya kita kedepan Seruyan bebas dari stunting akan terwujud,“ tukas Mahdini. (Rul)

image_print

Pos terkait