Personel Satresnarkoba Polres Gumas melaksanakan sosialisasi Bahaya dan Anti Narkoba ke pemuda remaja di Gereja Estomihi dan pemuda remaja lainnya di GOR Futsal SBM Kuala Kurun, Jumat (9/9). (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gunung Mas (Gumas) melaksanakan sosialisasi Bahaya dan Anti Narkoba ke pemuda remaja di GKE (Gereja Kalimantan Evangelis) Estomihi dan pemuda remaja lainnya di GOR Futsal SBM Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas, Jumat (9/9).
“Sosialisasi Bahaya dan Anti Narkoba ke pemuda remaja di Gereja Estomihi dilaksanakan pukul 17.30 dan Sosialisasi Bahaya dan Anti Narkoba ke pemuda di GOR Futsal SBM dilaksanakan pukul 18.00 WIB,” kata Kapolres Gumas AKBP Irwansah melalui Kasatresnarkoba Polres Gumas Iptu Budi Utomo, Sabtu (10/9).
Mantan Kapolsek Hanau itu menyampaikan, sosialisasi Bahaya dan Anti Narkoba ke pemuda remaja bertujuan untuk memberikan pencerahan ke pemuda remaja tentang bahaya besar narkoba.
“Melalui sosialisasi Bahaya dan Anti Narkoba kita ingin pemuda remaja tidak berkompromi dengan narkoba. Kegiatan ini juga sebagai ikhtiar kami untuk menekan serendah-rendahnya peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Kabupaten Gunung Mas,” ungkap Budi.
“Kami ingin menyelamatkan masyarakat utamanya generasi muda dari bahaya narkoba yang merusak masa depan,” tambahnya.
Perwira pertama Polri itu menegaskan pihaknya ingin pemuda di wilayah ini meraih prestasi dan masa depan yang gemilang tanpa berkompromi dengan narkoba.
Jauhi narkoba, raih asa dan cita menuju kehidupan yang dapat memberi dampak positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
“Materi yang diberikan pada sosialisasi itu, yakni jenis dan penggolongan narkotika, efek serta bahaya dari penyalahgunaan narkoba untuk jangka pendek, menengah dan panjang, serta upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba oleh Polres Gunung Mas,” terang Budi.
Ditambahnya para pemuda menyambut baik sosialisasi dan mendukung kebijakan Polri dalam memberantas peredaran gelap narkoba di Indonesia khususnya di Kabupaten Gumas.
“Dengan bersinergi kita perangi peredaran gelap narkoba di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau,” cetus dia. (Hms/Nov/Aw)













