RE PLN di Gumas Diharap Segera Capai 100 Persen

Sekda Richard (tengah) bersama Waket I DPRD  Binartha (kiri) dan Kepala Bapperida Yantrio Aulia (kanan) pada kegiatan FGD Kelistrikan di Ballroom 1 Hotel Mulia Senayan Jakarta, Jumat (7/6/2024). (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kondisi elektrifikasi PLN di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sampai April 2024 yakni 73,69 persen, dan Rasio elektrifikasi (RE) Non PLN 16,81 persen. Sehingga RE menjadi 90,50 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas sangat berharap RE PLN di Gumas bisa segera tercapai 100 persen.

 

Hal itu menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Gumas Yantrio Aulia pada press releasenya, disampaikan Pj.Bupati Gumas Herson B.Aden yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Richard pada Focus Group Discussion (FGD) Kelistrikan di Ballroom 1 Hotel Mulia Senayan Jakarta, Jumat (7/6/2024).

 

“Dikesempatan itu pihak PT.PLN melalui direktur distribusinya memaparkan kondisi dan progres pengembangan listrik perdesaan di Kalteng, yaitu realisasi rasio elektrifikasi Provinsi Kalteng sampai dengan April 2024 adalah 97,77 peren, dan rasio elektrifikasi PLN sebesar 94,92 persen,”terang Yantrio.

 

Pria yang akrab disapa Incha itu menyebut, pihak PLN menyampaikan bahwa mereka belum mendapatkan pendanaan PMN (Penyertaan Modal Negara) untuk tahun anggaran 2023 dan 2024. Kendati demikian program Lindes (Listrik Desa) tetap dijalankan.

 

“Mereka [PLN] menyatakan telah mengusulkan alokasi PMN tahun anggaran 2025 untuk dapat menyelesaikan program Lindes sehingga terwujud target RE dan RDB (Ratio Desa Berlistrik) 100 persen,”tuturnya.

Dijelasnya lebih lanjut, pada sesi diskusi hampir seluruh kepala daerah dan unsur ketua DPRD kabupaten/kota Kalteng menyampaikan agar masalah pemenuhan ketersediaan listrik menjadi hal yang sangat serius dan merupakan hak dasar yang harus diberikan kepada masyarakat di Kalteng. Ketersediaan listrik merupakan bagian dari keadilan sosial bagi masyarakat.

 

“Anggota DPR RI yang hadir dalam FGD itu menyatakan komitmen dan dukungannya untuk mengawal dan mengupayakan agar PT. PLN dapat segera merealisasikan program Lindes sesuai time schedule yang direncanakan,”kata Incha.

 

“Kegiatan diakhiri dengan penandatangan berita acara kesepakatan percepatan pengembangan kelistrikan di Provinsi Kalteng,”imbuhnya menambahkan.

 

Turut mendampingi Richard di kegiatan yang digagas Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI dengan tema Percepatan Pengembangan Kelistrikan di Provinsi Kalteng, Wakil Ketua I DPRD Gumas Binartha, Kepala Bapperida Yanrio Aulia dan Kabag Ekonomi Setda.

 

FGD juga diprakarsai anggota DPR RI komisi VII dapil Kalteng yang juga hadir di kegiatan itu Willy M. Yoseph dan H. Iwan Kurniawan, serta Mukhtarudin yang duduk di Badan Anggaran DPR RI.

 

Dari Kementerian ESDM hadir Dirjen Ketenagalistrikan Jisman P. Hutajulu beserta jajaran, direktur distribusi PT. PLN beserta jajaran, dan dari Pemprov Kalteng hadir Ketua DPRD Kalteng Wiyatno. (Nov/Lsn)

 

 

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait