Kuala Pembuang, Media Dayak
Inisiatif “Polisi Antar Sekolah (Poltar Sekolah)” yang digagas Polres Seruyan kini telah berkembang menjadi kegiatan rutin yang dinantikan oleh pelajar di wilayahnya. Program yang awalnya diluncurkan sebagai uji coba ini telah menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman dan membangun kedekatan dengan generasi muda.
Berdasarkan penjelasan Kasat Samapta Polres Seruyan, AKP Miftah Khoiri Muti S, Sos., kegiatan rutin ini terutama difokuskan di Sektor Jalur A (Kawasan Persil Raya & Pusat Pendidikan). Setiap hari pada waktu pulang sekolah, personel secara konsisten melakukan penjemputan di titik-titik strategis seperti sekitar SMPN 1 Kuala Pembuang dan SD 2 Persil Raya.
“Alhamdulillah, program Poltar Sekolah ini sekarang sudah berjalan rutin. Setiap hari, petugas kami siap membantu mengantar siswa yang membutuhkan, menggunakan kendaraan dinas untuk mengantarkan mereka secara kolektif ke titik terdekat dari rumah masing-masing,” jelas AKP Miftah.
Dampak dan Manfaat yang Berkelanjutan
Dengan konsistensi pelaksanaannya, program ini telah menunjukkan dampak yang nyata dan berkelanjutan:
Jaminan Keamanan yang Konsisten: Orang tua dan wali murid kini merasa lebih tenang karena mengetahui adanya pendampingan langsung dari personel kepolisian pada rutinitas pulang sekolah anak-anak mereka.
Hubungan yang Semakin Erat: Interaksi yang terjadi setiap hari antara polisi dan pelajar telah mengubah persepsi. Polisi tidak lagi dilihat sebagai figur yang jauh, tetapi telah menjadi “teman perjalanan” dan “sahabat” yang bisa diajak bercakap-cakap dengan akrab.
“Tujuan utama kami adalah menciptakan ekosistem yang aman dan nyaman untuk tumbuh kembang anak. Dengan rutin bertemu dan mengobrol, kami harap mereka melihat polisi sebagai bagian dari komunitas yang selalu siap melindungi dan mendengarkan,” tambah AKP Miftah.
Komitmen Jangka Panjang dan Ekspansi Ke Depan
Keberhasilan dan respons positif terhadap program rutin ini semakin mengukuhkan komitmen Polres Seruyan. Sat Samapta menyatakan bahwa “Poltar Sekolah” akan terus dipertahankan dan dievaluasi untuk peningkatan kualitas pelayanan.
“Ke depan, kami berencana untuk menjadikan model serupa sebagai program yang dapat direplikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan di sektor-sektor lain di wilayah hukum Polres Seruyan. Ini adalah wujud nyata dari Polri Presisi yang berkelanjutan dan berbasis kedekatan dengan masyarakat,” pungkas Kasat Samapta.
Program rutin ini tidak hanya menjadi solusi praktis untuk keamanan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun kepercayaan publik sejak dini, menanamkan citra Polri sebagai institusi yang proaktif, peduli, dan selalu hadir di tengah masyarakat.(Hms/Lsn)












