Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah foto bersama KKB, Sabtu (30/8).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Pusat dan Provinsi Kalteng berlangsung meriah dengan nuansa kebersamaan, Sabtu (30/8).
Acara Fun Game yang digelar di halaman Kantor Hasnur Group menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen melestarikan budaya Bakumpai.
Kegiatan dibuka resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, mewakili Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran. Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menyampaikan apresiasi tinggi kepada KKB atas inisiatif penyelenggaraan acara tersebut.
“Inisiatif ini bukan hanya memperlihatkan semangat kebersamaan, tetapi juga menegaskan komitmen untuk memelihara dan melestarikan budaya Bakumpai sebagai bagian dari kekayaan bangsa,” ucap Darliansjah.
Ia menegaskan, peringatan HUT RI ke-80 memiliki makna mendalam, bukan sekadar hitungan tahun, tetapi simbol perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, generasi penerus memiliki tanggung jawab besar untuk mengisi kemerdekaan dengan hal positif, menjaga persatuan, serta memperkuat kerukunan di tengah keberagaman.
Menurutnya, keberadaan KKB bukan hanya wadah silaturahmi masyarakat Bakumpai, tetapi juga simpul penting dalam menjaga kerukunan antar suku di Kalteng.
“Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita bisa menghadapi berbagai tantangan dan terus membangun Kalteng yang berkah, maju, dan sejahtera,” tambahnya.
Darliansjah menegaskan, Pemprov Kalteng terus berkomitmen melaksanakan program pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga infrastruktur. Ia juga mengajak seluruh anggota KKB untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta menjaga nilai-nilai budaya luhur.
Acara Fun Game ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-80, yang tidak hanya sebagai perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai wadah memperkokoh kebersamaan, kekeluargaan, serta pelestarian budaya lokal.(MMC/YM/AW)













