Pengembangan Sentra Industri Pengolahan Jagung Disgarin Barito Utara Laksanakan Ekspose Kajian Kelayakan

EXPOSE LAPORAN AKHIR-Wakil Bupati Sugianto Panala Putra membuka kegiatan expose laporan akhir kajian kelayakan pengembangan sentra industri pengolahan jagung, di aula BappedaLitbang, Rabu (11/12). (Media Dayak: Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pemkab Barut melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disgarin) Barito Utara melaksanakan ekspose laporan akhir kajian kelayakan pengembangan sentra industri pengolahan jagung, di aula BappedaLitbang, Rabu (11/12).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, unsur FKPD, staf ahli bupati, Asisten Sekda, konsultan pelaksana bersama tim penyusun dan tenaga ahli kajian kelayakan dari Universitas Palangka Raya, kepala perangkat daerah, tim ahli penyusun kajian kelayakan pengembangan Barito Utara dan undangan lainnya.

Bupati Barito Utara, H Nadalsyah dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra mengatakan perkembangan industri nasional yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional, yang tentunya tidak pernah terlepas dari sektor industri yang memang menjadi sektor penghasil devisa utama.

Dikatakannya, untuk lebih meningkatkan peran sektor industri kecil dan menengah sudah menjadi kewajiban pemerintah melakukan pemberdayaan industri kecil dan menengah diarahkan untuk memiliki tujuan jangka menengah guna mewujudkan industri kecil dan industri menengah yang berdaya saing, berperan signifikan dalam penguatan struktur industri nasional.

Selain itu, pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja serta menghasilkan barang dan/atau jasa industri untuk kedepan menjadi keperluan ekspor, yang salah satunya melalui industri pengolahan jagung di desa Benangin, kecamatan Teweh Timur.

“Saya berharap agar berbagai program pemerintah khususnya di kabupaten Barito Utara ini melalui Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Barito Utara dapat kita dukung dengan maksimal secara sinergis oleh seluruh komponen masyarakat,” kata Wabup.

Melalui kegiatan ekspose yang dilakukan oleh tim ahli dari Universitas Palangka Raya (UPR) ini, kiranya dapat memberikan masukan saran dan usul yang sifatnya membangun, yang hadir berasal dari perangkat daerah dan berbagai elemen mewakili kepentingan masyarakat.

Yang pada akhirnya mendapat satu kesimpulan sebagai output dasar atau awal dari rencana pembangunan industri Kabupaten Barito Utara yakni kajian kelayakan yang akan kita jadikan trigger atau tolak ukur dalam pelaksanaan penyelesaian proses selanjutnya untuk kemajuan kabupaten Barito Utara,” kata Wabup Sugianto Panala Putra.

Kepala Disgarin Barito Utara, Drs H Hajran Noor mengatakan kegiatan ekspose laporan akhir yang dilaksanakan ini diharapkan menghasilkan kajian kelayakan yang nantinya akan menghasilkan output pengembangan sentra industri pengolahan jagung.

“Kegiatan ini diikuti peserta aktif dari seluruh perangkat daerah, perusahaan daerah (Perusda) Batara Membangun dan Kadin Barito Utara,” kata Hajran Noor. (lna)

image_print

Pos terkait