Pemprov Kalteng Gelar Bimtek Penguatan Kapasitas PPID dan SP4N-LAPOR 2025

Plt Kepala DiskominfoSantik Provinsi Kalteng Rangga Lesmana saat menyampaikan sambutan, di Aula Kanderang Tingang DiskominfoSantik Provinsi Kalteng, Kamis (12/6/2025).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak 
Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSantik) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta Pengelola SP4N-LAPOR Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kanderang Tingang DiskominfoSantik Provinsi Kalteng, Kamis (12/6/2025).
 
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala DiskominfoSantik Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, yang hadir mewakili Plt Sekda Provinsi Kalteng, Leonard S Ampung. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Rangga, Leonard menekankan bahwa keterbukaan informasi dan layanan pengaduan yang responsif adalah fondasi pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
 
“PPID dan pengelola SP4N-LAPOR merupakan garda terdepan dalam memenuhi hak masyarakat atas informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya. Think before posting, check before sharing. Jangan sampai kita sebagai ASN justru menyebarkan hoaks,” tegasnya.
 
Terkait pengelolaan pengaduan, Leonard mendorong seluruh perangkat daerah segera menyesuaikan diri dengan Permendagri Nomor 8 Tahun 2023. Ia mengimbau agar struktur tim pengelola diperbarui dan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat sasaran.
 
Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian Pemprov Kalteng yang berhasil meraih peringkat kelima nasional dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Pusat. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh PPID, baik di provinsi maupun kabupaten/kota, untuk terus meningkatkan kinerja.
 
Sementara itu, Plt Kepala DiskominfoSantik, Rangga Lesmana, turut menekankan pentingnya dokumentasi dan publikasi dalam mendukung akuntabilitas birokrasi.
 
“Sebesar apa pun kerja keras pemerintah tidak akan terlihat jika tidak dikomunikasikan secara efektif. Komunikasi publik bukan pelengkap, tetapi bagian integral dari pelayanan birokrasi,” ujarnya.
 
Rangga juga menyampaikan dukungan penuh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, dalam memperluas akses digital hingga ke pelosok melalui program Internet Pedalaman dan teknologi satelit seperti Starlink. Ia menekankan pentingnya perencanaan berbasis data, terutama untuk desa-desa dengan fasilitas publik yang berada di wilayah blank spot.
 
Selain itu, ia menyoroti pentingnya peningkatan literasi digital bagi ASN agar mampu memilah dan menyampaikan informasi secara bijak, akurat, dan bertanggung jawab. ASN, lanjutnya, harus menjadi sumber informasi yang kredibel di tengah arus informasi digital.
 
Bimtek ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga kompeten, dengan materi mencakup pengelolaan informasi publik, klasifikasi informasi yang wajib diumumkan atau dikecualikan, hasil monitoring keterbukaan informasi di Kalteng, serta teknis pelayanan pengaduan melalui SP4N-LAPOR.
 
Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalteng berharap kualitas layanan informasi publik dan sistem pengelolaan pengaduan masyarakat dapat terus ditingkatkan secara efektif dan komprehensif. PPID dan pengelola SP4N-LAPOR diharapkan menjadi ujung tombak dalam menjaga transparansi serta menangkal disinformasi demi memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.(MMC/Ytm/Lsn)
 
 
 
image_print

Pos terkait