Pemko Palangka Raya, FISIP UPR Dan BNF  Berencana Siapkan Kerjasama Kampus Lapangan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Menuju Green Economy 

 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Membahas secara implisit mengenai Pengembangan Kampus Lapangan Perdesaan, diawali dengan kajian Social Farming yang merupakan pendekatan yang mampu menghasilkan sesuatu melalui jaringan, produksi pangan dan meningkatkan kesehteraan ekonomi masyarakat di daerah pinggiran kota. Melalui pemulihan ekonomi dan sumber kehidupan masyarakat dalam bidang pertanian, peternakan ayam KUB, budidaya perikanan serta pengembangan pakan alternatif dengan bahan dasar Maggot. 
Beranjak dari masalah peningkatan kesejahteraan masyarakat   serta ketersediaan lahan yang masih luas dan sumber daya manusia yang perlu menjadi perhatian bersama khususnya di Kecamatan yang berada di pinggiran Kota Palangka Raya dalan rangka mempersiapkan Program Ekonomi Kerakyatan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Produk UMKM yang menjadi produk unggulan bagi masyarakat kota Palangka Raya. 
Dalam mempersiapkan Program Kampus Lapangan Kerjasama Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, FISIP UPR dan BNF maka dipersiapkan dengan matang baik hulurisasi dan hilirisasi produk sehingga betul2 mempunyai nilai ekonomi dan sosial kepada semua pihak. 
Dalam pertemuan tersebut disambut  Assiten I Bidang Pemerintahan dan Kesejateraan Rakyat Serta  kota Palangka Raya Drs Sahdin Hasan,
Dalam kesempatan tersebut,Sahdin sangat menyambut baik program yang disampai oleh Akademisi FISIP UPR yaitu Dr. Doddy Sahirul Alam, Dr. Saputra Adiwijaya dan Yorgen Kaharap Nahan, M.Si dan Asro  Susetyo dari BNF dalam rangka mempersiapkan Kampus Lapangan Berbasis Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Rakumpit dengan mempersiapkan kelompok-kelompok UMKM masyarakat yang bergerak dibidang Pertenakan Ayam KUB, Perikanan Bioflok  Budidaya Maggot dan Pisang Kepok sebagai produk makanan olahan (teknologi hasil inovatif). 
Produk ini nantinya akan di buatkan kemasan yang menarik Branding Produk yang dapat dipasarkan ke masyarakat luar baik secara online ataupun manual.
Dalam pertemuan tersebut hadir Kabid Ekonomi Bappeda Litbang Kota Dody Irawan yang menyatakan kesediaan untuk bekerjasa dalam rangka  pengembangan masyarakat dan peningkat kesejateraan masyarakat dengan implementasi program dan produk yang menjadi olahan dan pembinaan kepada masyarakat melalui UMKM bersama dan promosi produk hasil karya masyarakat yang sebetulnya sangat kaya dengan kuliner bercita rasa  khas lokal yang dapat dipromosikan yang tidak kalah dengan produk-produk lainnya lainnya.
Rencana Kampus Lapangan  di Kecamatan Rakumpit bisa menjadi Role Model untuk program Ketahanan  Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat Kota dan Desa yang nantinya akan menghasilkan produk makanan seperti Sehei Ikan dan Ayan (Ikan/Ayam Asap), Kripik Pisang Kepok, Kripik Jamur dan lainnya ,ungkap Yorgen Kaharap Nahan sebagai Ketua Tim dari Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dan Kerjasama Kampus Lapangan.(Ist/Ytm/Lsn)
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait