Pangan dan Gizi Penentu Kualitas SDM di Gumas

Sekda Yansiterson didampingi Kabid Perekonomian, Pemerintahan dan Pembangunan Yeremia Dodi memimpin Rapat Evaluasi Pencapaian Target RAD PG tahun 2022 di Aula Bappedalitbang, Rabu (13/10). (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pangan dan gizi sangat menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dimasa sekarang dan mendatang dan berpengaruh terhadap kemampuan daya saing masyarakat Gumas baik di tingkat regional, nasional maupul global.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Yansiterson pada Rapat Evaluasi Pencapaian Target Rencana Aksi Daerah (RAD) Pangan dan Gizi (PG) tahun 2022 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang), Rabu (13/10).

“Ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam rumah tangga terutama pada ibu hamil dan anak balita  terutama 1000 hari pertama kehidupan akan berakibat pada kekurangan gizi yang berdampak pada lahirnya generasi muda yang tidak berkualitas,” kata Yans.

Jika tidak dikukan penanganan segera dan berlangsung lama, sambung Yans, akan menyebabkan kehilangan generasi yang dapat mengganggu tatanana sosial, ekonomi, budaya, ketahanan pangan serta kepentingan pembangunan Kabupaten Gumas kedepan.

Pria yang pensiun 1 April 2024 dan ogah terjun ke politik itu lebih lanjut memaparkan, dalam rangka mengintegrasikan dan menyelaraskan pangan dan gizi secara multi sektor dalam skala nasional dan daerah, maka diperlukan rencana aksi pangan dan gizi daerah.

Rencana aksi disusun melalui pendekatan lima pilar, yakni perbaikan gizi masyarakat terutama pada ibu pra hamil, ibu hamil dan anak.

Peningkatan aksesibilitas pangan yang beragam melalui peningkatan ketersediaan dan akses pangan yang beragam melalui peningkatan ketersediaan dan akses pangan yang di fokuskan pada keluarga rentan pangan.

Peningkatan pengawasan keamanan mutu dan keamanan pangan melalui peningkatan pengawasan keamanan pangan yang di fokuskan pada makanan jajanan yang memenuhi syarat dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) tersertifikasi.

Peningkatan perilaku hidup sehat melalui peningkatan pemberdayaan masyarakat dan peran pimpinan formal serta non formal dan penguatan kelembagaan pangan dan gizi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta sampai tingkat desa.

“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas akan terus berupaya memacu pembangunan pangan dan gizi melalui program-program yang benar-benar mampu memperkokoh ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Bappedalitbang Yantrio Aulia melalui Kabid Perekonomian, Pemerintahan dan Pembangunan Yeremia Dodi dalam laporannya menyebut tujuan rapat untuk mengevaluasi pencapaian target RAD-PG yang sudah disusun bersama. Mengetahui berbagai kendala yang dihadapi dalam rangka pencapaian target dan untuk memperoleh masukan dari perangkat daerah terkait target RAD-PG 2021-2024 dan perbaikan kedepan.

“Ini merupakan saat yang tepat bagi kita untuk mengevaluasi kembali apa yang telah dilakukan untuk perbaikan kedepannya,” kata Dodi. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait