MPA Bergerak Cepat Cegah Meluasnya Api Karhutla,  Berhasil Dipadamkan di Desa Kandui

PADAMKAN KARHUTLA-Respons cepat tim Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kandui Kecamatan Gunung Timang, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari dua jam sejak laporan diterima, Rabu (25/3/2026).(Media Dayak/Dok BPBD Barito Utara)
 
Muara Teweh, Media Dayak 
 
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Desa Kandui/Tetung, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, pada Rabu (25/3/2026) siang. Berkat respons cepat tim Masyarakat Peduli Api (MPA), api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari dua jam sejak laporan diterima.
 
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh warga Desa Kandui sekitar pukul 13.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 10 anggota MPA BPBD Desa Kandui langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 13.50 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WIB.
 
Setibanya di lokasi, tim segera melakukan upaya pemadaman menggunakan satu unit mobil water supply dan satu unit kendaraan roda dua operasional. Api yang membakar lahan dengan tipe tanah mineral dan vegetasi semak belukar tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya, seluruh anggota MPA kembali ke posko pada pukul 16.10 WIB.
 
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran tergolong tipe kebakaran permukaan, sehingga relatif lebih cepat dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar.
 
Kepala BPBD Barito Utara Simamoraturahman melalui Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, mengapresiasi kesigapan tim MPA dalam menangani kejadian tersebut.
 
“Kami mengapresiasi respon cepat anggota MPA Desa Kandui yang sigap menerima laporan dan langsung melakukan pemadaman, sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Rizali Hadi, Rabu (25/3/2026) petang.
 
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama di musim kemarau.
 
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah karhutla. Kami berharap warga segera melapor jika menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.(Lna/Lsn)
 
 
 
 
 
image_print

Pos terkait