Bupati Jaya ‘Sentil’ Pejabat Baru, Jangan Mabuk Angan, Kerja Harus Ngebut dan Berintegritas!

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong didampingi Wakil Bupati Efrensia L P Umbing, Sekretaris Daerah Richard, Ketua DPRD Binartha, unsur Forkopimda,dan kepala OPD, berfoto bersama usai pelantikan dan pengambilan sumpah janji pejabat Pimpinan Tinggi pratama dan Kepala Sekolah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gumas, Senin (27/4/2026), di Aula DPU Gumas.(Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah janji pejabat Pimpinan Tinggi pratama dan Kepala Sekolah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Senin (27/4/2026), di Aula Dina Pekerjaan Umum (DPU), mendadak hidup dan penuh makna ketika Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, membuka arahannya dengan sebuah pantun yang menyentak kesadaran.

“Jangan dimabuk angan-angan, menjalani hidup jangan keliru, selamat datang tamu undangan dalam pelantikan pejabat baru,” ucap Jaya yang langsung mengundang perhatian seluruh hadirin.

Namun, di balik balutan pantun tersebut, tersimpan pesan keras dan tegas. Jaya tidak ingin pelantikan hanya menjadi seremoni belaka. Ia menegaskan, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan kepala sekolah yang baru dilantik harus langsung “tancap gas” bekerja, tanpa banyak waktu untuk beradaptasi.

“Jangan terlalu lama belajar. Kita dituntut bekerja cepat, cermat, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Lebih jauh, Jaya mengingatkan pentingnya penerapan nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK,berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Menurut Jaya, kunci utama profesionalisme bukan sekedar kemampuan teknis, melainkan disiplin yang lahir dari kesadaran diri.

“Kedisiplinan bukan hanya soal datang dan pulang tepat waktu. Ini tentang komitmen, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas.

Jaya juga menekankan bahwa disiplin tidak boleh lagi dipandang sebagai kewajiban yang dipaksakan, melainkan harus menjadi kebutuhan yang melekat dalam diri setiap ASN.

“Saya ingin disiplin menjadi budaya, bukan beban. Dari situlah lahir kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat Gunung Mas,” tandasnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Efrensia L P Umbing, Sekretaris Daerah Richard, Ketua DPRD Binartha, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta undangan lainnya.

Momentum tersebut bukan sekedar pengisian jabatan, tetapi menjadi titik awal penegasan komitmen, birokrasi di Gumas harus bergerak lebih cepat, lebih disiplin, dan lebih berorientasi pada pelayanan publik.(Nov/Aw)

image_print

Pos terkait