KPU Katingan Diserbu Massa

Situasi ratusan massa saat ingin menyerbu kantor KPU Kabupaten Katingan, namun dapat dihalau oleh puluhan aparat keamanan dari Polres Katingan bersama TNI dari Kodim 1019 Karltingan dan Satpol PP Katingan dalam simulasi yang digelar Polres Katingan, Rabu pagi (18/10/2023), di depan halaman kantor KPU setempat.(Media Dayak/ Ist)
 
Kasongan, Media Dayak 
 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Katingan diserbu oleh ratusan massa, lantaran ada calon yang merasa tidak puas dan kecewa. Diduga yang menjadi penyebabnya adalah kecurangan dalam penghitungan suara. Sehingga mengerahkan massa untuk menyerbu KPU setempat, Rabu pagi (18/10/2023).
 
Dalam penyerbuan tersebut mereka bukan hanya dengan tangan kosong saja, tapi membawa berbagai atribut spanduk, baliho bahkan senjata tajam dan senjata api, sambil berbuat anarkis. Dan, tidak tanggung – tanggung massa sampai menyandera salah satu anggota KPU setempat, namun berhasil dihalau dan diamankan oleh puluhan anggota Polres Katingan bersama TNI dari Kodim 1019 Katingan.
 
Demikian, simulasi yang diadegankan oleh jajaran Polres Katingan bersama TNI dari Kodim 1019 dan Satpol PP Kabupaten Katingan, dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang di wilayah Kabupaten Katingan oleh Polres Katingan, yang diberi nama Sispam Kota Operasi Mantap Brata Talabang 2023-2024. Sehingga, ketika terjadi gangguan, hambatan dan ancaman dalam adegan seperti itu, fihak keamanan, terutama Polres Katingan dan TNI mampu untuk mengantisipasinya. 
 
Penjabat (Pj) Bupati Katingan Syaiful usai menyaksikan simulasi tersebut mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan memberikan apresiasi kepada Polres Katingan yang menyelenggarakan kegiatan simulasi Sispam Kota Operasi Mantap Brata Talabang 2023-2024 tersebut.
 
Pasalnya, simulasi ini selain merupakan gambaran apabila ada hal-hal yang sifatnya gangguan di dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 menurutnya, juga merupakan penanaman pendidikan kesiapsiagaan dari seluruh aparat keamanan, baik Polres Katingan, TNI, maupun Satpol PP, Linmas  yang nantinya akan melaksanakan tugas pada saat Pemilu dilaksanakan. “Sehingga dapat ditindaklanjuti dengan sesegera mungkin,” kata Syaiful.
 
Selanjutnya, apa yang dipertunjukkan di dalam simulasi ini, meskipun.kita semua tidak menghendaki terjadinya gangguan dimaksud, namun setidaknya fihak keamanan menurutnya, sudah dapat mengantisipasi dan menindaklanjutinya dengan cepat. 
 
Di tempat yang sama, Kapolres Katingan AKBP I Gede Putu Widyana, mengatakan saat ini sudah memasuki tahapan Pemilu 2023-2024 dan Pemilu ini digadang – gadang sebagai Pesta Demokrasi terbesar selama sejarah Republik Indonesia ini berdiri dan konsekuensinya merupakan pekerjaan terberat. “Karena harus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia secara serentak,” katanya.
 
Oleh karena itu, sebagai personil pengamanan menurutnya harus benar- benar mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik secara fisik maupun sarana prasarana. Dan, sebelum persiapan, Polres Katingan bersama aparat keamanan lainnya melaksanakan latihan Sistem Pengaman bagaimana menghadapi setiap instalasi yang terjadi, apabila nantinya diperlukan semuanya sudah siap. Tapi, jika ada kekurangan, maka  akan kita evaluasi dengan cepat sesuai dengan tugas kita” tuturnya. (Kas/Lsn)
 
 
image_print

Pos terkait