Ketua TP-PKK Kalteng Potong Pita Tanda Dibukanya Festival Kuliner Nusantara Tahun 2024

Ketua TP PKK Provinsi Kalteng  Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran didampingi Pj Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani melakukan pemotongan pita, Sabtu (18/5/2024).(Media Dayak/MMC Kalteng)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran didampingi Pj Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani melakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya Festival Kuliner Nusantara Tahun 2024, di Halaman Gor Indoor Serbaguna, Jalan Tjilik Riwut 5,5 Sabtu (18/5/2024) malam.
 
Sebagaimana diketahui, Festival Kuliner Nusantara ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dalam rangka Hari Jadi Kalteng ke-67, sebagai salah satu upaya menumbuhkembangkan sektor ekonomi kreatif, khususnya kuliner.
 
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam sambutannya mengatakan Festival Kuliner Nusantara ini digelar untuk memperkenalkan aneka masakan khas Indonesia, khususnya Kalteng, sekaligus mengangkat produk makanan lokal, serta mendorong masyarakat untuk berkreasi mengembangkan kuliner lokal khas Kalteng. 
 
“Penyelenggaraan Festival Budaya Isen Mulang dan Festival Kuliner Nusantara ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI),” terangnya.
 
Gerakan ini bertujuan untuk memajukan usaha para pelaku UMKM lokal, menggerakkan masyarakat agar bangga membeli dan menggunakan produk dalam negeri serta mengunjungi tempat wisata dalam negeri, sehingga produk dan destinasi wisata lokal kembali menguasai pasar domestik, untuk kemudian mampu bersaing di pasar internasional.
 
Gubernur menyebut kegiatan FBIM tidak hanya ajang untuk melestarikan nilai-nilai seni, tradisi, dan keunikan budaya Kalteng dan mempromosikan pesona pariwisata yang ada di Bumi Tambun Bungai, tetapi juga untuk menggerakkan perekonomian masyarakat dan daerah.
 
“Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh masyarakat Kalteng, mari kita jadikan FBIM ini sebagai momentum menguatkan penerapan Falsafah Huma Betang, sebagai pegangan dan modal dasar pembangunan. Ditambah lagi, semangat Isen Mulang harus terus kita gelorakan,” terangnya.
 
Seperti kita ketahui lanjutnya, Isen Mulang merupakan semboyan masyarakat Suku Dayak, yang bermakna Pantang Menyerah, Pantang Pulang Sebelum Menang, sebagai bentuk keuletan dalam menghadapi tantangan dan dinamika perkembangan zaman, untuk tidak pernah putus asa dan terus berjuang meraih kesuksesan.
 
Festival Kuliner Nusantara ini diikuti oleh 43 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Palangka Raya. Tidak hanya menyajikan kuliner saja, tetapi juga aneka produk khas Kalteng lainnya, seperti kerajinan rotan dan batik khas Dayak. (MMC/Ytm/Lsn)
 
 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait