Anggota DPRD Provinsi Kalteng Yohannes Freddy Ering. (Media Dayak/ Yanting)
Palangka Raya, Media Dayak
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalteng masih menjadi sorotan di kalangan masyarakat, pemerintahan maupun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng.
Lantaran, penanganan Karhutla dinilai masih belum maksimal. Penanganan Karhutla seharusnya perlu perencanaan matang dari jauh-jauh hari terutama dari segi mitigasi bencana tersebut dengan menyediakan sarana penunjang.
“Hal tersebut dilakukan agar Penanganan Karhutla kedepan dapat segera teratasi dan kondisi udara di Kalteng tidak diselimuti kabut lagi diberbagai daerah,” ujar Yohannes Freddy Ering, Jumat (20/10/2023).
Ia menyebut salah satu sarana penunjang dimaksud itu yakni sumur bor di lokasi rawan bencana karhutla. Itu seharusnya tersedia di setiap titik, sehingga dalam menangani karhutla dapat semaksimal mungkin.
Menurutnya, sulitnya mencari sumber air untuk memadamkan Karhutla di titik-titik rawan kerap menjadi kendala petugas di lapangan. Sebab, keberadaan sumur bor yang terbatas dan ada yang tidak berfungsi bahkan tidak ada sama sekali.
“Ini yang perlu menjadi perhatian oleh pemda baik provinsi, kabupaten dan kota melalui instansi terkait. Karena kurangnya keberadaan sumur bor atau tidak berfungsi pastinya dapat menghambat upaya memadamkan api oleh petugas,” katanya lagi.
Ia menuturkan, ketika sumur bor telah dibuat maka perlu upaya untuk merawat dan memperhatikan sarana penunjang penanganan karhutla tersebut, sehingga dengan perawatan yang dilakukan sarana itu bisa berfungsi.
Dikatakannya, ketika pada musim kemarau semuanya sudah siap siaga, terutama sarana penunjang berupa sumur bor ini. Perawatan penting untuk mengantisipasi sumur bor itu tidak berfungsi di kemudian hari.
“Kami juga berharap persoalan ini supaya dapat menjadi bahan evaluasi kedepannya. Pemda harus bisa memastikan bahwa semua sarana dan prasarana serta fasilitas penunjang penanganan karhutla berfungsi dengan baik,” tutup Politisi PDI-Perjuangan Kalteng ini (Ytm/Lsn)












