Jaya Ingatkan PBS Dukung Pembangunan di Gumas

Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi Sekretaris / Plt Kabid Bina Marga DPU Gumas Bambang Jaya dan Camat Kahut Liansyah. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong mengingatkan kembali perusahaan besar swasta (PBS) sektor pertambangan, perkebunan dan kehutanan di Gumas untuk sungguh-sungguh mendukung pembangunan di Gumas melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau CSR.

Hal itu disampaikannya usai rapat bersama dinas terkait, camat dan beberapa kepala desa Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut), Miri Manasa dan Damang Batu, serta perwakilan PBS di aula Hotel Zefanya, Kamis (10/8).

“Rapat membahas dukungan perusahaan melalui CSR untuk kepentingan masyarakat, diantaranya penanganan ruas jalan  Dandang-Tajungan-Ponyoi serta Marikoi-Anoi-Mahuroi, dan bedah rumah tidak layak huni untuk delapan rumah warga Tumbang Ponyoi dan satu rumah warga desa Tumbang Manyoi Kecamatan Miri Manasa, serta pembangunan sarana prasarana air bersih untuk warga desa Tumbang Ponyoi,” tutur Jaya.

Penanganan selanjutnya, sambung dia, yakni ruas jalan simpang jalan ke Desa Tumbang Posu dari ruas jalan Marikoi-Mahuroi.

Penanganan dilakukan agar ruas jalan yang ada bisa fungsional secara optimal demi kelancaran lalu lintas angkutan barang dan manusia, salah satunya kelancaran distribusi material pembangunan jaringan listrik di wilayah itu.

“Sebuah keniscayaan bagi mereka [PBS di wilayah itu] untuk mendukung penanganan jalan jembatan, sarana prasarana air bersih, bedah rumah maupun sektor lainnya untuk kepentingan masyarakat, mengingat terbatasnya anggaran APBD dan APBDes,” paparnya.

Menurutnya, prinsip pembagian CSR adalah proporsional dan profesional.

Ia menegaskan kembali komitmen pihaknya yang mendukung investasi dengan tidak sekedar mengejar keuntungan, tapi melaksanakan kewajiban, mendukung pembangunan demi kemaslahatan masyarakat.

Perusahaan besar swasta yang semata-mata mengejar keuntungan dan mengabaikan CSR,  dipersilahkannya hengkang dari Gumas.

“Pemkab Gumas menginginkan investasi yang sehat, investasi yang memperhatikan kepentingan Masyarakat,” tukasnya memungkas. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait