Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat memberikan arahan .(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Setelah membuka pasar murah untuk Relawan dan Pekerja Sektor Transportasi, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi dan berdialog bersama para penggiat komunitas, pelaku seni, serta duta Kalteng di Istana Isen Mulang (IIM), Minggu (29/9/2024)
Gubernur Kalteng menyampaikan berbagai program yang telah dilaksanakan, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalteng.
“Pembangunan di Kalteng mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia, infrastruktur, dan lainnya. Jika pembangunan berjalan dengan baik, maka tingkat kebahagiaan masyarakat, khususnya di Kota Palangka Raya, akan meningkat,” ujar Gubernur.
Gubernur juga menyebutkan bahwa selama kepemimpinannya, harapan hidup di Kalimantan Tengah mencapai 68 tahun. Ia berharap angka tersebut dapat meningkat hingga 80 tahun dengan mendorong olahraga dan memperbaiki indeks pembangunan manusia (IPM), yang saat ini sudah mencapai hampir 74. “Mudah-mudahan bisa terus meningkat hingga mencapai 80,” tambahnya.
Selain itu, Gubernur Sugianto menyatakan dukungannya terhadap perkembangan UMKM di Kalteng, yang saat ini mencapai 164 ribu UMKM. Pemprov Kalteng memberikan bantuan sebesar 2,5 juta per UMKM, dan sejauh ini sekitar 80 ribu UMKM telah menerima bantuan.
Gubernur berharap pada lima tahun ke depan, jumlah UMKM di Kalteng bisa mencapai 300 ribu, dengan perputaran ekonomi mencapai 50 triliun.
Gubernur juga menyampaikan bahwa melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bantuan hibah sebesar 15 juta rupiah akan diberikan kepada setiap sanggar seni dan budaya di Kalteng pada tahun 2024.
Dalam acara yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Kalteng, Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran, menyampaikan rasa senangnya dapat bertemu dengan para penggiat komunitas, pelaku seni, dan duta Kalteng.
Ia menekankan pentingnya kontribusi para duta terhadap pembangunan dan program-program di provinsi tersebut, terutama dalam peningkatan sumber daya manusia, salah satunya dengan menurunkan angka stunting.
“Adik-adik sebagai Duta Pariwisata, Duta Tambun Bungai, Genre, dan Duta Bahasa diharapkan bisa berkontribusi mendukung program penurunan stunting dan pendewasaan usia perkawinan di Kalteng,” ungkapnya.
Yulistra Ivo juga menyoroti potensi para duta dalam berpartisipasi melalui kampanye sosial di media sosial, membagikan program-program pembangunan, pendidikan, dan peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas.
Di akhir sambutannya, ia berharap Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, selaku koordinator para duta, dapat memaksimalkan peran mereka dalam menyampaikan program-program pemerintah kepada kalangan muda dan masyarakat melalui media seni di Kalteng.(MMC/Ytm/Lsn)












