Gotong Royong Jadi Pesan Utama Bupati Saat Hadiri HUT Transmigrasi Berambai Makmur

Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah foto bersama usai acara  peringatan Sedekah Bumi di Kecamatan Pangkalan Banteng, Senin (25/5). (Media Dayak/Ist)

Pangkalan Bun, Media Dayak

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah menghadiri peringatan Sedekah Bumi sekaligus Hari Ulang Tahun ke-43 Kedatangan Transmigrasi Desa Berambai Makmur, Kecamatan Pangkalan Banteng, Senin (25/5). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Desa Berambai Makmur tersebut berlangsung meriah dan dihadiri anggota DPRD, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.
 
Dalam sambutannya, Hj. Nurhidayah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia pelaksana, dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Sedekah Bumi tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi juga sarat dengan nilai budaya, sejarah, dan spiritual yang harus terus dijaga oleh generasi muda.
 
“Sedekah Bumi menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga keharmonisan dengan alam. Rawatlah tanah dan lingkungan kita dengan bijak agar terus memberikan keberkahan bagi anak cucu kita di masa yang akan datang,” ujar Hj. Nurhidayah.
 
Ia mengatakan, tradisi Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga Desa Berambai Makmur. Karena itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana demi keberlanjutan kehidupan masyarakat di masa mendatang.
 
Momentum tahun ini juga dinilai istimewa karena bertepatan dengan peringatan 43 tahun kedatangan transmigrasi di Desa Berambai Makmur. Hj. Nurhidayah mengenang perjuangan para transmigran yang datang ke wilayah tersebut dengan berbagai keterbatasan, namun tetap memiliki semangat kerja keras dan tekad kuat untuk membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarga mereka.
 
Menurutnya, perkembangan Desa Berambai Makmur saat ini menjadi bukti nyata keberhasilan masyarakat dalam membangun desa. Dari kawasan transmigrasi, desa tersebut kini berkembang menjadi desa yang mandiri dan maju, namun tetap mempertahankan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong yang telah diwariskan sejak awal kedatangan para transmigran.
 
“Sembo­yan Berambai Makmur bukan lagi sekadar nama desa, melainkan sebuah doa yang terus diwujudkan secara nyata,” katanya.
 
Di akhir sambutannya, Hj. Nurhidayah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi antar warga. Ia juga mendorong masyarakat agar terus berinovasi di sektor pertanian dan perkebunan guna mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (MMC Kobar/Rd/Lsn/Aw)
image_print

Pos terkait