Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf berfoto bersama usai pelantikan pengurus PCNU Kobar dan Lamandau, di Gedung PCNU Kobar, Rabu (22/7/2026) (Media Dayak/Riduan)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyiapkan langkah besar dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat melalui pengembangan sektor kesehatan. Salah satu program prioritas yang akan diwujudkan adalah pendirian Klinik Kesehatan NU hingga pembangunan Rumah Sakit NU di Kabupaten Kotawaringin Barat. Komitmen tersebut disampaikan dalam pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kobar dan Lamandau masa bakti 2026–2031 di Gedung PCNU, Jalan Pangeran Diponegoro, Pangkalan Bun, Rabu (22/7/2026).
Ketua Tanfidziyah PCNU Kobar, Sayyid Muhammad Sulaiman Basyaiban, mengatakan pengembangan layanan kesehatan menjadi bagian dari visi besar organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, setelah memperkuat sektor pendidikan melalui berdirinya SMP dan SMA Ma’arif NU di Pondok Pesantren Darul Hikmah, PCNU Kobar kini mulai mempersiapkan pengembangan layanan kesehatan.
“Kami bercita-cita menghadirkan Klinik Kesehatan NU dan Insya Allah ke depan bisa membangun Rumah Sakit NU di Kotawaringin Barat. Pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas yang kami harapkan mendapat dukungan penuh dari PBNU,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembentukan lembaga di lingkungan PCNU Kobar juga terus berjalan dan telah mencapai sekitar 80 persen. Seluruh lembaga ditargetkan telah terbentuk pada akhir tahun sebagai penguatan organisasi dalam menjalankan berbagai program kemasyarakatan.
“Insya Allah akhir tahun ini seluruh lembaga sudah terbentuk,” katanya.
Dukungan terhadap rencana tersebut datang langsung dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Dalam arahannya, ia menyatakan optimistis cita-cita PCNU Kobar membangun fasilitas kesehatan dapat direalisasikan.
Menurut Gus Yahya, PBNU telah memperoleh dukungan dari pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, untuk mempermudah berbagai aspek administrasi dalam pengembangan program kesehatan di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Dengan dukungan itu, cita-cita PCNU Kobar memiliki klinik kesehatan hingga rumah sakit Insya Allah tidak akan sulit untuk dicapai,” ungkapnya.
Selain mendorong pengembangan layanan kesehatan, Gus Yahya juga mengingatkan pentingnya memperkuat kaderisasi, tata kelola organisasi, serta kemandirian ekonomi agar seluruh program Nahdlatul Ulama dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa setiap pengurus NU memikul amanah besar untuk mengabdi kepada umat, sehingga seluruh program yang dijalankan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jabatan di NU adalah amanah. Karena itu harus dijaga dengan kekompakan dan kerja bersama demi kemaslahatan umat,” pungkasnya.(Rd/Lsn)












