Fraksi Ramai-ramai Sepakati Ranperda APBD-P 2022

Fraksi NasDem-Hanura melalui jubirnya Evandi menyampaikan pandangan umum fraksi terkait Ranperda APBD-P Gumas TA 2022. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Lima fraksi di DPRD Gunung Mas (Gumas) sepakat menerima untuk dibahas bersama pada rapat gabungan Badan Legislatif dan Tim Anggaran Eksekutif Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Gumas Tahun Anggaran (TA) 2022.

Kesepakatan disampaikan fraksi Partai Golkar, PDI Perjuangan, NasDem-Hanura, Demokrat dan Gerakan Karya Bersatu pada Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022, di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Selasa (23/8), dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Pendukung DPRD Gumas terhadap Pidato Pengantar Bupati Gumas.

Fraksi Partai Golkar melalui juru bicara (jubir) nya Punding S Merang menyampaikan, apabila APBD-P harus dilakukan, maka Pemkab Gumas harus dapat menjalankan tugas-tugas pemerintahan dengan baik, dan memenuhi rasa keadilan dalam rangka pemerataan pembangunan, sehinga dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Fraksi PDI Perjuangan melalui jubirnya Elvie Esie memberikan saran dan masukan untuk Perangkat Daerah yang dibebani target pendapatan agar dapat mengejar target yang telah direncanakan supaya anggaran perubahan dapat terealisasi sesuai rencana.

“Perangkat Daerah yang ada kegiatan fisik, untuk segera dilakukan upaya penyelesaian sesuai dengan anggaran yang sudah tersedia,” ujar Elvi.

Fraksi NasDem-Hanura melalui jubirnya Evandi menyampaikan usulan agar pada APBD-P 2022 harus diprioritaskan perbaikan jembatan-jembatan kayu yang berada di ruas Jalan Tumbang Napoi-Harowu, Tumbang Masukih-Tumbang Hatung, Dandang-Ponyoi, dan Tumbang Marikoi-Tumbang Mahuroi.

“Dari hasil kunjungan kami di lapangan, kondisi jembatan kayu di ruas jalan tersebut ada yang sudah roboh dan hampir roboh. Mohon ini menjadi perhatian kita bersama,” seru Evan (panggilan Karib Evandi).

Fraksi NasDem-Hanura juga mengusulkan agar pada APBD-P 2022 diprioritaskan juga untuk membuat Master Plan Pengembangan Stadion Mini Kuala Kurun, mengingat kondisinya saat ini tidak layak dan sangat memprihatinkan serta untuk persiapan penyelenggaraan even-even dalam rangka pengembangan minat bakat generasi muda Gumas di bidan olahraga.

“Mohon menjadi perhatian terkait dengan kondisi Jalan Tewah-Tumbang Miri, dimana kondisinya saat ini rusak parah. Agar pemerintah daerah dapat mendesak pihak kontraktor yang mengerjakan ruas jalan tersebut agar segera memulai pekerjaanya. Karena berdasarkan pengamatan kami dilapangan, tanggal kontrak pekerjaan telah dimulai sejak 9 Mei 2022, tapi saat ini tidak ada pekerjaan yang berarti yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana,” urainya.

Fraksi Gerakan Karya Bersatu melalui jubirnya Sahriah memberikan saran dan masukan terkait perlunya alokasi anggaran di APBD-P untuk perbaikan salah satu rumah dinas guru Sekolah Dasar di Kelurahan Tumbang Rahuyan Kecamatan Rungan Hulu yang saat ini kondisinya bangunan sangat tidak layak huni.

“Perlunya juga Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas memberikan pagar sekolah untuk Sekolah Dasar Negeri 1 di Desa Batu Puter, karena letak SDN tersebut berada disamping sungai, dimana anak-anak tersebut sering main di area yang membahayakan nyawa mereka,” tukasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Gumas Efrensia LP Umbing membacakan sambutan Bupati Gumas Jaya S Monong pada Pidato Pengantar Nota Keuangan tentang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Gumas TA 2022 pada Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022, di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Senin (22/8).

Dia menegaskan, Rancangan APBD-P Kabupaten Gumas TA 2022 pada prinsipnya tidak sekedar untuk memenuhi keinginan merubah APBD yang sudah ada, tapi memang harus dilakukan karena terjadinya beberapa hal pokok, seperti perkembangan yang tidak sesuai lagi dengan asumsi semula dalam Kebijakan Umum APBD TA 2022.

Selanjutnya, adanya keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja. Kemudian keadaan yang menyebabkan Saldo Anggaran Lebih tahun 2021 harus digunakan atau disesuaikan dalam TA 2022, keadaan darurat dan keadaan luar biasa.

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Gumas Binartha, dihadiri unsur Forkopimda atau yang mewakili, anggota DPRD Gumas, Sekda Yansiterson, Asisten,Staf Ahli Bupati, sejumlah kepala pejabat eselon II dan III serta undangan lainnya. (Nov/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait