Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Sapto Nugroho H. W, M.M berfoto bersama dengan Duta Anak Kalteng di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.(MMCK)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirimkan 14 duta anak perwakilan pemerintah provinsi setempat untuk mengikuti Forum Anak Nasional (FAN) dan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Plh Sekda Kalteng, H. Sapto Nugroho melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Provinsi Kalimantan Tengah, dr. ADM. Tangkudung, M.Kes mengatakan, pihaknya telah melakukan seleksi Forum Anak dari Tingkat Kabupaten/Kota pada Rapat Koordinasi Forum Anak Tingkat Provinsi pada tanggal 2-4 Mei 2019 di Hotel Grand Global Palangka Raya.
“Dari seleksi tersebut ditetapkan 1 (satu) orang anak perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota yang akan menjadi Duta Anak Kalteng di Forum Anak Nasional (FAN) Tahun 2019,” katanya, kemarin.
Adapun 14 duta anak Kalteng adalah Petra Chris Mastianto dari Kota Palangka Raya, Isyifa Lintan Az Zuhro dari Kabupaten Katingan, Regista Tri Puspitasari dari Kabupaten Pulang Pisau, Ahmad Hafi Maulana dari Kabupaten Kapuas, Aprilia Harapani dari Kabupaten Barito Selatan.
Dilanjutkan dengan Maria Talenta dari Kabupaten Barito Timur, Adina Mardhatillah dari Kabupaten Barito Utara, Pepriadi dari Kabupaten Gunung Mas, Marisya Putri Nur L dari Kabupaten Kotawaringin Barat .
Kemudian Ajeng Yasmin Putri Meisa dari Kabupaten Kotawaringin Timur,Sri Nursafitri dari Kabupaten Sukamara,Rio Ilham Dwi Saputra dari Kabupaten Murung Raya,M. Ainur Rafiq dari Kabupaten Seruyan,dan Yosua Purba dari Kabupaten Lamandau.
“FAN 2019 di Kota Makassar dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 19 sampai dengan 22 Juli 2019, dan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) pada tanggal 23 Juli 2019,” kata dr. ADM. Tangkudung, M.Kes.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Umum RSUD Doris Sylvanus ini menyatakan, melalui Forum Anak Nasional diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak agar bangga menjadi Anak Indonesia dan termotivasi untuk menjadi inspirator/agen perubahan dan mampu berpartisipasi dalam proses pembangunan daerah maupun nasional.
“Pertemuan FAN juga merupakan forum apresiasi atau penghargaan bagi Forum Anak Daerah (FAD) yang telah memiliki prestasi di lingkungannya masing-masing untuk menjadi Pelopor dan Pelapor (2P) dalam melakukan Sosialisasi dan Advokasi di Bidang Pemenuhan Hak Anak dan pelaksanaan kewajiban anak melalui mekanisme Forum Anak Daerah,” demikian Ryan Tangkudung.(MMCK/aw)











