Pelaksanaan SMMPTN Barat UPR Berjalan Lancar

NASKAH SOAL – Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE,MSi menyerahkan naskah soal kepada Koordinator Pengawas kegiatan SMMPTN 2019 di Universitas Palangka Raya, Kamis (18/7) pagi.(Media Dayak/Heriyanto)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

    Universitas Palangka Raya(UPR)menyelenggarakan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi(SMMPTN)2019,diikuti sebanyak 2.241 peserta.  Dibanding tahun lalu dari tiga jalur masuk perguruan tinggi yakni SNMPTN, kemudian SBMPTN dan terakhir SMMPTN, tercatat minat untuk masuk UPR tergolong luar biasa, yakni meningkat 3 kali lipat.

Pelaksanaan SMMPTN Tahun 2019 di UPR,ditandai dengan pembukaan dan penyerahan naskah soal oleh Rektor UPR, Dr.Andrie Elia,SE., M.Si kepada Koordinator Pengawas SMMPTN,disaksikan Wakil Rektor, pada Dekan, tenaga pengawas lainnya di lobby Rektorat UPR, Kamis (18/7) pagi.

Rektor UPR Dr.Andrie Elia,SE mengatakan, peminat masuk UPR ini luar biasa, dimana dari tiga jalur masuk perguruan tinggi yakni SNMPTN, SBMPTN dan SMMPTN tercatat  6.000-7.000 peserta, berasal dari seluruh Indonesia.

Dibanding tahun lalu, jumlah peminat ini meningkat 3 kali lipat, kemudian formasi juga meningkat, sehingga yang bisa diterima melalui tiga jalur dimaksud mencapai 4.050 orang.

Hal ini menurut Andrie Elia,karena UPR sudah mulai dikenal dan diterima secara Nasional,terutama perguruan tinggi di wilayah barat,dimana didalamnya tergabung sekitar 36 perguruan tinggi negeri, tidak lagi secara lokal atau Kalimantan Tengah saja.

Padahal menurut Andrie Elia,diakuinya dirinya kadang kadang sedih, awal jadi Rektor ini sedih, karena awalnya orang ngak kenal UPR ini, dimana UPR, apa UPR itu, tapi sekarang gara gara topi macan (topi yang  selalu dipakainya,red), UPR kini terkenal di Indonesia.

Untuk itu menurutnya kedepan, untuk lebih menarik lagi UPR ini karena peningkatan pelayanan, keterbukaan informasi publik, integritas dalam menjalankan tugas, terutama para dosen, harus mempersiapkan diri menyongsong masa depan UPR lebih baik better UPR, menuju UPR Jaya Raya.

‘’Itu harapan dan cita cita kita semua,jadikan kita punya integritas, punya kebersamaan untuk menjadikan UPR Jaya Raya,’’ katanya.

Terkait penambahan kuota mahasiswa baru di UPR menurut Rektor, dirinya berspekulasi saja, karena kalau dibatasi ini adalah peluang masyarakat Kalteng masyarakat Indonesia untuk merasakan pendidikan tinggi.

Sedangkan untuk Sarana dan Prasana (Sapras) nya, menurut Andrie Elia, pada 2020 UPR akan membangun Gedung Kuliah Lantai 7 dengan luas 9500 M2, untuk menampung setiap hari orang bisa kuliah lebih dari 3.000 orang.

Ini sudah mendapat persetujuan Menristek dan Bappenas, dan tahun 2019 ini akan ditenderkan dan mulai dikerjakan pada Januari 2020,kemudian fungsionalnya 2021,makanya pihaknya optimis memberikan diri menerima mahasiswa baru 2 kali lipat.

Sementara itu Ketua PPUM UPR, Prof Dr Ir Salampak MSc dalam laporannya mengatakan Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ini diikuti 2.241 orang dengan perincian peserta Kelompok  Ujian Saintek 578 orang, Kelompok Ujian Soshum 1.510 orang dan Kelompok Ujian Campuran 153 orang.

Menurutnya peserta SMMPTN ini berasal dari 29 provinsi, mulai dari Aceh sampai Papua Barat semua ada, dimana tercatat dari Kalteng ada 2.105 orang, sementara dari Kalsel 46 orang, kemudian selanjutnya didominasi Sumatera Utara dan wilayah Sumatera lainnya.

Jumlah ruangan yang digunakan total 66 ruang yakni kelompok ujian saintek, kelompok ujian soshum dan kelompok ujian campuran tersebar di FEB, FT, FKIP, Fisipol , FK dan FH, dengan jumlah pengawas total 152 orang.

Ujian dilaksanakan 3 sesi yakni Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi, Kemampuan Potensi Akademik kemudian Kemampuan Dasar dan Homaniora,sedangkan ujian keterampilan dilaksanakan untuk dua prodi yakni Seni dan Olahraga, hasil SMMPTN diumumkan pada 27 Juli 2019 mendatang.(Tjk/Lsn)

image_print

Pos terkait