Ketua PWI Gumas, Arham Said.(Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Komitmen meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kembali ditunjukkan. Dua wartawan Gumas, Hendi Priyadi dari media cetak Tabengan dan Muh. Saleh dari media online Berita Sampit, dipastikan akan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Madya yang digelar di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Batara), pada 19–22 Mei 2026.
Kepastian ini disampaikan langsung Ketua PWI Gumas, Arham Said, yang menegaskan bahwa keikutsertaan keduanya bukan sekedar formalitas, melainkan langkah strategis pihaknya untuk mengukuhkan standar profesionalisme wartawan di Gumas.
“Iya, mereka berdua akan mengikuti UKW jenjang Madya. Ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas jurnalisme di Gunung Mas ini,” ujar Arham Said saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Sabtu (25/4/2026) pagi.
Pelaksanaan UKW di Muara Teweh tahun ini dipastikan akan berlangsung semarak dan kompetitif. Wartawan dari berbagai daerah turut ambil bagian, mulai dari Murung Raya, Barito Selatan, Barito Timur, Lamandau, hingga Kotabaru, Kalimantan Selatan. Ajang ini pun menjelma sebagai magnet regional yang menyatukan semangat peningkatan kualitas insan pers lintas kabupaten dan provinsi.
Bagi PWI Gumas, keikutsertaan Hendi Priyadi dan Muh. Saleh menjadi simbol tekad kuat untuk terus mendorong wartawan Gumas agar naik kelas, tidak hanya dalam kemampuan teknis, tapi juga dalam integritas dan etika jurnalistik.
Arham Said menegaskan, UKW bukan sekadar uji kemampuan, melainkan tonggak penting dalam menjaga marwah profesi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital yang kian tak terbendung.
Arham Said berharap kedua wartawan yang mengikuti UKW dapat menunjukkan kompetensi terbaik serta membawa nama baik Gumas di tingkat regional.
“UKW ini bukan hanya soal lulus atau tidak, tetapi tentang bagaimana wartawan mampu bekerja secara profesional, berpegang teguh pada kode etik jurnalistik, serta menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Saya berharap mereka bisa lulus dengan hasil terbaik dan menjadi contoh bagi rekan-rekan wartawan lainnya di Gunung Mas,” tegas Arham.
Arham juga mengajak seluruh insan pers, khususnya di Gumas, untuk terus meningkatkan kualitas diri dan tidak berhenti belajar serta tetap rendah hati.
“Pers hari ini dituntut semakin profesional dan adaptif. Mari jadikan UKW sebagai momentum untuk naik kelas, menjaga kredibilitas, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap media,” pungkas Arham.(Nov/Aw)












