Kepala DLH Katingan; Ir Hap Baperdo
Kasongan, Media Dayak
Musim kemarau tahun 2020 ini sudah tiba. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam hal ini sesuai kewengannya, kini telah melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Demikian yang diungkapkan kepala DLH Kabupaten Katingan Ir Hap Baperdo MM kepada sejumlah media, Jumat (12/06/2020), di ruang kerjanya.
Pencegahan karhutla diantaranya menginformasikan kepada masyarakat Katingan di 154 desa dan 7 Kelurahan yang tersebar di 13 wilayah kecamatan se-Kabupaten Katingan. “Cara yang sudah dilakukan saat ini, melalui selebaran, memasang spanduk-spanduk di desa dan kelurahan yang rawan karhutla dan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, Polsek-Polsek, Babinsa serta masyarakat,” ujarnya.
Khusus untuk koordinasi dimaksud, dirinya bersama camat, Polsek, Babinsa (TNI) dan masyarakat telah membuat komitmen bersama. “Bahkan, komitmen pencegahan karhutla tersebut kita libatkan juga pihak perusahaan perkebunan sawit dan perusahaan pertambangan serta perusahaan HPH,” akunya.
Ini semua, menurutnya, agar musim kemarau tahun 2020 ini tidak terjadi karhutla seperti yang terjadi tahun 2015 lalu. Sebab, jika terjadi karhutla yang besar, tidak menutup kemungkinan asap pun semakin menjadi di bumi Penyang Hinje Simpei ini. “
Jika asap menyelimuti daerah kita tentu saja bukan daerah kita saja yang dirugikan, tapi seluruh masyarakat kita pun mendapat kerugian juga. Karena, transportasi dan aktivitas kita mdnjafi terganggu, dan yang lebih mengerikan lagi, kesehatan kita juga terganggu oleh asap tersebut,” jelasnya.
Agar hal tersebut tidak terjadi di Katingan, dirinya berharap kepada seluruh masyarakat Katingan agar tidak membakar hutan dan lahan. “Di samping itu menaati semua aturan dan perundang-undangan yang dibuat pemerintah terkait karhutla,” ingat mantan kepala Dinas Kehutanan ini. (Kas/aw)











