Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Raih Predikat Baik dari ANRI

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Gumas Maria Efianti. (Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tahun 2023 berhasil meraih predikat B (Baik) untuk Indeks Penyelenggara Kearsipan dan Indeks Digitalisasi Arsip dari Pusat Akreditasi Kearsipan, Arsip Nasional Rebulik Indonesia (ANRI).

Hal tersebut disampaikan Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gumas Maria Efianti, Senin (8/1).

“Predikat baik untuk Indeks Penyelenggara Kearsipan dan Indeks Digitalisasi Arsip dari ANRI yang diterima Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas merupakan hasil dari Indikator Kinerja yang terus kami [DPK] maksimalkan setiap tahun,” kata Maria.

Maria mengungkapkan, untuk Kalteng, Indeks Penyelenggara Kearsipan yang memperoleh predikat Sangat Baik (BB) dan Baik (B) dari ANRI hanya lima kabupaten / kota, salah satunya Kabupaten Gumas yang mendapat predikat baik.

Sedangkan Indeks Digitalisasi Arsip, terdapat tiga kabupaten / kota di Kalteng yang memperoleh predikat BB dan B, yakni Kabupaten Kapuas, Kota Palangka Raya dan Kabupaten Gumas mendapatkan predikat B.

“Atas pencapaian ini, kami merasa bangga dan senang, dan kami berkomitmen untuk terus memaksimalkan capaian indikator kinerja sehingga Indeks Penyelenggara Kearsipan dan Indeks Digitalisasi Arsip tahun ini bisa mendapatkan predikat sangat baik,” kata Maria.

Mantan Kadis Kesehatan itu mengapresiasi kinerja semua pegawai DPK Gumas. Dengan kebersamaan, DPK bisa meraih predikat B untuk Indeks Penyelenggara Kearsipan dan Indeks Digitalisasi Arsip dari Arsip Nasional Rebulik Indonesia.

Maria menggaris bawahi, pengelolaan kearsipan yang dilaksanakan dengan baik dan benar akan memberikan kemanfaatan yang besar bagi  semua OPD dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan wilayah.

“Arsip yang tidak baik, menyebabkan aset bisa hilang. Kita ingin arsip kita terkelola dengan professional,” pungkas Maria. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait