TABRAK FENDER JEMBATAN-Tongkang angkutan batu bara milik PT Maruwai Coal Adaro menabrak fender Jembatan Pangulu Iban di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rabu (21/2/2024).(Media Dayak/ist)
Muara Teweh, Media Dayak
Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara, (Dishub Barut) Kalimantan Tengah, bergerak cepat setelah insiden tongkang batu bara menabrak fender (tiang pengaman) Jembatan Pangulu Iban, Muara Teweh, pada Rabu (21/2/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Mihrab Buanapati melalui Kepala Bidang Perhubungan Sungai dan Penyeberangan (Kabid PSP) Dinas Perhubungan, Nugroho Agus Wahyudi membenarkan, tongkang pengangkut batu bara milik PT Maruwai Coal menabrak fender Jembatan Pangulu Iban.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tiang fender yang ditabrak bukan tiang jembatan. Tak ada kerusakan, kecuali bagian fender seperti terkelupas,” terang Agus kepada media ini, Rabu (21/2/2024).
Namun Dishub Barito Utara masih akan mendengarkan keterangan dari Kapten kapal, sekaligus meminta surat pernyataan perusahaan untuk mengganti rugi kerusakan.
Menurut Agus, soal tingkat kerusakan fender, ranah Dinas PUPR kabupaten Barito Utara yang menentukan secara teknis.
“Kita akan periksa Kapten kapal di sini. Dari keterangan awal, dia mengaku sudah dua tahun berlayar di wilayah Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Utara. Tapi tongkang yang dinakhodainya tergolong baru,” tambah Agus.
Sekretaris Dishub Barito Utara yang juga seorang ahli perhubungan sungai, Rizalfi mengatakan pihaknya akan mengambil langkah-langkah dengan meminta kererangan Kapten kapal, menunggu Surat Pernyataan siap bertanggung jawab atas kerusakan.
Kemudian kata Rizalfi menunggu Bidang Bina Marga Dinas PUPR Barito Utara melakukan investigasi lapangan bersama dengan pihak perusahaan tentang kerugian yang ditimbulkan, dan membuat BAP lapangan bersama dan pertanggungjawaban yang dilaporkan kepada Pj Bupati Barito Utara untuk petunjuk dan tindak lanjutnya.
Seperti diberitakan terdahulu, sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara dari Kabupaten Murung Raya menabrak fender (tiang pengaman) Jembatan Pangulu Iban di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rabu (21/2/2024) pagi.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat penumpang sedang ramai di pelabuhan UPT Dermaga, Muara Teweh. Tak pelak, mereka segera merekam peristiwa tersebut lewat video.
Info dari lapangan, Kapal TB.MBP-132/BG. MBP-5005 dinakhodai Rakhman Jaya. Kapal berukuran 250 feet membawa muatan sekitar 5.000 metrik ton (MT).
Dishub Barito Utara langsung menurunkan Kepala Seksi (Kasi) Pengaturan Lalu Lintas Sungai, Darsono dan Kasi Kepelabuhan, Maryadi, Rabu pagi, sehingga mengetahui tongkang tersebut mengangkut batu bara milik PT Maruwai Coal Adaro.
Keduanya langsung melakukan pengecekan kondisi dilapangan, sekaligus memeriksa surat-surat kapal dan mengamankan dokumen-dokumen berkaitan dengan angkutan perhubungan sungai.(lna/Lsn)












