Dewan Dorong Pemerintah Utamakan Pemerataan Infrastruktur dan Sarana Penerangan

Foto : H.M. Sriosako

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah(Kalteng)terus mendorong pihak Pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur serta sarana penerangan diwilayah pelosok. Pasalnya,saat masih banyak kalangan masyarakat yang belum menikmati kedua lini tersebut.

Menurut anggota DPRD Provinsi Kalteng H.M. Sriosako, infrastruktur dan listrik menjadi sektor yang cukup mendominasi di wilayah pelosok Bumi Tambun Bungai. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dari pihak Pemerintah untuk memeratakan infrastruktur serta ketersediaan listrik.

“Maka untuk itu kami jajaran DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pemerintah, untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur serta penerangan, khususnya di pelosok,”Ucap Sriosako, saat dibincangi Mediadayak.co.id, di Gedung Dewan, jalanS.Parman, Jumat (13/3).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengungkapkan, dua bidang penting imi kerap menjadi aspirasi, saat jajaran DPRD Kalteng melaksanakan reses/kunjungan dalam daerah. Salah satu wilayah yang harus menjadi perhatian seperti di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan, Kabupaten Gumas. Masyarakat disana, ucapnya, mengusulkan infrastruktur dan penerangan listrik, dimana keduanya masih sangat minim di wilayah tersebut.

Selain itu,sambungnya,akses jalannya pun untuk menuju ke kecamatan setempat, sangat memerlukan pembenahan. Seperti kerusakan di beberapa titik,cukup mengganggu bagi pengendara,kemudian perlintasan angkutan Tandan Buah Sawit(TBS),dari perusahaan yang beroperasi di wilayah itu,ditambah dengan kelebihan tonase, membuat konstruksi jalan tidak mampu menahan beban yang ada.

“Ada juga angkutan material PLTU di Desa Kanjui. Kondisi ini jelas berdampak besar bagi akses jalan yang saat ini sudah rusak parah,”Terang anggota Komisi II yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) ini.

Bahkan, beberapa jalur yang mengalami kerusakan dan masih berbahan dasar tanah liat, seperti lintas Desa Linau, Tumbang Jutuh-Palangka Raya hingga Tumbang Jutuh-Tewah-Kuala Kurun. Selain itu yang juga mesti diperhatikan adalah akses utama yang dilewati masyarakat ke Jakatan Raya, melalui jembatan gantung.

“Itupun kondisinya juga mesti mendapat pembenahan, dimana kondisinya sangat memprihatinkan. Problema semacam ini wajib mendapat peninjauan dari jajaran dinas teknis, dalam upaya tindaklanjut yang positif,”Pungkas Politisi dari Partai Demokrat Kalteng ini.(Nvd)

image_print

Pos terkait