Dermaga (Pelabuhan Lama) yang berada di Kasongan Seberang Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan, tepatnya di Kampung Banjar tersebut, seperti apa yang diharapkan okeh sebagian besar warga setempat, sebenarnya harus menjadi perhatian kita bersama. Demikian yang dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Rudi Hartono, yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Minggu (15/5/2022) via telpon selulernya.
Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) setempat, menurut legislator parpol berlambang pohon beringin ini, harus turun ke lapangan dan melihat secara fakta, serta melakukan perencanaan rehabilitasi dermaga yang berbahan kayu ulin yang sudah berusia puluhan tahun tersebut di tahun depan. “Karena, dermaga tersebut hingga kini masih difungsikan oleh sebagian besar masyarakat setempat,” ujar Rudi.
Kalau masih difungsikan oleh mayarakat setempat, menurutnya berarti, Pemkab dan kita-kita semua menurutnya, harus memberikan dukungan untuk mereka (masyarakat), dengan tujuan untuk menunjang dan memperlancar arus barang yang bongkar-muat di dermaga tersebut. “Ini juga untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Katingan secara umum,” jelasnya.
Sekedar diketahui, menurut anggota anggota dewan asal dapil Katingan III ini, dermaga tersebut dulunya merupakan dermaga satu-satunya untuk bongkar-muat barang di Kasongan ini, sebelum adanya dermaga lainnya. Sedangkan fungsinya, bukan hanya bongkar-muat sejumlah barang sembako komiditi saja, tapi setelah Katingan menjadi Kabupaten, ternyata fungsinya bertambah.
Penambahan fungsi dimaksud, lanjutnya, setelah kawasan di sekitar dermaga tersebut kian tahun semakin bertambah penduduknyq, yang pada akhirnya kawasan tersebut menjadi kawasan budidayakan ikan keramba. “Di kawasan tersebut, hampir 100 persen kehidupan penduduknya, meraih hasil dari budidaya ikan keramba,” sebutnya.
Sekedar diketahui, bkara Rudi, untuk menjual-beli ikan budidaya keramba dan bongkar-muat pakannya, warga setempat sampai hari ini menurutnya masih menggunakan dermaga tersebut. “Oleh karena itu, sekali lagi, saya berharap, Dinas PUPRP memprogramkan untuk merehabilitasi dermaga tersebut di tahun depan,” harap mantan jurnalis ini. (Kas/Lsn)












