Situasi saat kejadian kebakaran di samping Terminal Natai Suka, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (16/7) (Media Dayak/Riduan)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Kebakaran hebat melanda deretan rumah toko (ruko) di samping Terminal Natai Suka, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (16/7) sekitar pukul 11.45 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan delapan bangunan ruko dan mengundang perhatian warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke permukiman warga maupun bangunan musholla yang berada tidak jauh dari titik kebakaran. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena kobaran api telah membesar saat petugas tiba di lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kobar, Dwi Agus Suhartono, mengatakan personel Regu 3 diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut dengan waktu respons sekitar delapan menit sejak laporan diterima.
“Menurut keterangan saksi mata di lokasi, api pertama kali muncul dari bangunan paling ujung yang berada di dekat musholla. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB dan selanjutnya petugas melakukan proses pendinginan,” ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak delapan bangunan ruko mengalami kerusakan berat. Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas berwenang.
Sementara itu, terkait informasi adanya korban yang mengalami luka bakar, pihak Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar belum dapat memberikan keterangan resmi karena fokus melakukan proses pendinginan dan pengamanan di lokasi kejadian.
Dalam penanganan kebakaran ini, Dinas Damkar mengerahkan empat unit mobil pemadam, yakni Unit 05, Unit 04, Unit 08, dan Unit 012. Penanganan juga mendapat dukungan dari satu unit Rumah Singgah Itah, dua unit PMI, satu unit Ambulans Lentera, serta dua unit BPBD yang turut membantu proses pemadaman dan penanganan di lokasi. (Rd/Lsn/Aw)













