GERAKAN PANGAN MURAH: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara, H. Siswandoyo, meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah On The Road (GEPAMOR) di Kecamatan Gunung Purei dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara Tahun 2026, Rabu (15/7). Program tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta meningkatkan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.(Media Dayak:Dok. Dina KPP Barito Utara)
Muara Teweh, Media Dayak
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara kembali menggelar Gerakan Pangan Murah On The Road (GEPAMOR) di Kecamatan Gunung Purei, Rabu (15/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 sekaligus upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta meningkatkan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.
Melalui program GEPAMOR, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, di antaranya Beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp58.000, gula pasir Rp18.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp16.000 per liter.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara, H. Siswandoyo, mengatakan kegiatan GEPAMOR merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan terjangkau, khususnya di wilayah kecamatan.
“Melalui GEPAMOR, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi daerah, sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara,” ujar H. Siswandoyo.
Ia menjelaskan, pelaksanaan GEPAMOR tidak hanya dipusatkan di perkotaan, tetapi juga menyasar wilayah kecamatan agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat serta memperluas pemerataan distribusi pangan hingga ke pelosok. Ke depan, program seperti ini akan terus kami dorong sebagai bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” tambahnya.
Menurut H. Siswandoyo, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog dan seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi dalam menjaga ketersediaan pangan di Kabupaten Barito Utara.
Masyarakat Kecamatan Gunung Purei menyambut antusias pelaksanaan GEPAMOR. Sejak kegiatan dibuka, warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
Melalui GEPAMOR, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, inflasi daerah dapat dikendalikan, serta distribusi pangan semakin merata hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara. (Lna/Aw)