Bupati Minta Bangunan Pasar Dirawat Dengan Baik

Bupati H Nadalsyah didampingi Ketua DPRD Set Enus Y Mebas, Sekda H Jainal Abidin, dan kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian H Hajranoor saat meninjau bangunan pasar PBB usai diresmikan, Senin (4/2).(Media Dayak Lana)  

Bacaan Lainnya

Muara Teweh, Media Dayak

Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah meminta kepada masyarakat dan para pedagang agar bangunan pasar yang sudah ada saat ini, hendaknya dapat dirawat dengan baik, dijaga dan dipelihara kebersihan dan keindahannya agar tidak terkesan kumuh, kotor, sehingga pada gilirannya mampu menjadi fasilitas publik yang dapat dibanggakan dan dapat menambah nilai lebih terutama dalam indikator penilaian penghargaan Adipura.

“Manfaatkan bangunan pasar ini dengan sebaik-baiknya untuk memasarkan hasil-hasil kegiatan usaha pertanian, kerajinan maupun hasil usaha kecil lainnya. Para pengelola pasar yang sudah ditunjuk dan terorganisir agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai ujung tombak fasilitasi pelayanan antara pihak pemerintah daerah dengan para pedagang pasar agar dapat menjalin komunikasi, menjaga keamanan dan kenyamanan fasilitas yang sudah ada, baik secara fisik maupun administrasi,” tegasnya.

Bupati Nadalsyah juga meminta kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara, agar terus memantau dan mengawasi perkembangan pasar ini agar bisa terus berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, H Hajrannor mengatakan, total kios maupun lapak yang tersedia di pasar PBB sebanyak 192 buah. Dan yang diprioritakan untuk menempati kios atau lapak adalah pedagang lama.

Pembangunan pasar PBB yang diresmikan pada hari ini menelan total biaya sebesar Rp 10, 4 miliar lebih yang bersumber dari dana pusat dan APBD Barito Utara. Sementara pasar Tumpung Laung pembangunannya juga menggunakan dana Tugas Pembantuan Kementrian Perdagangan, dengan anggaran sebesar Rp5,6 miliar.

“Untuk Pasar Tumpung Laung ini, insya allah dalam waktu dekat akan dimanfaatkan dan kami telah berkoordinasi dengan camat Montallat terkait pemanfaatannya,” ujarnya.

Dijelaskannya, pada tahun 2018 lalu juga dilaksanakan pembangunan lima pasar dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), yakni Pasar Lahei II, Pasar Ketapang, Pasar Kamawen, Pasar Jaut dan Pasar Montallat, dengan biaya masing-masing sebesar Rp 1 milair lebih. “Untuk kelima pasar dimaksud sudah dimanfaatkan oleh pedagang,” pungkasnya.(lna/aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *