Bupati Jaya S Monong ikut menjajal Sirkuit Antang Sakti pada kelas adventure non pembalap ASN, TNI, Polri, dan lokal Gumas, Minggu (20/8/2023). (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
- Gedor Profesionalisme Guru di Era Digital, Wabup Efrens Tegaskan PGRI Harus Jadi ‘Rumah Aman’, Ibunda Guru Dikukuhkan
- Dikukuhkan Jadi Ibunda Guru Gumas, Mimie Gaungkan “Revolusi Dedikasi Guru” untuk Masa Depan Daerah
- Hardiknas 2026, Wabup Gumas Kobarkan Spirit “Memanusiakan Manusia”, Tegaskan Pendidikan Bukan Sekedar Sekolah!
Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Seri II Grasstrack Bupati Cup I Gumas Open tahun 2023 di Sirkuit Antang Sakti, Minggu (20/8).
Hadir mendampingi Jaya, Wakil Bupati (Wabup) Efrensia LP Umbing dan suami DK Mandarana, unsur forkopimda, Wakil Ketua I DPRD Binartha, Pj Sekda Richard, beberapa kepala perangkat daerah dan pejabat eselon tiga, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalteng Jufferi Simon, Ketua IMI Gumas Evandi, Ketua TP PKK Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong, dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu Jaya menyampaikan selamat bertanding bagi seluruh crosser, baik yang berasal dari dalam maupun luar Gumas. Event ini merupakan rangkaian memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78.
“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mengapresiasi kegiatan ini yang selama kurang lebih 10 tahun telah vakum, dan tahun ini dapat terselenggara. Terima kasih kepada pengurus IMI Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memasukan event ini di dalam kalender IMI,” kata Jaya.
Dia berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini bisa memberikan dampak pertumbuhan ekonomi melalui UMKM, pariwisata, dan pemulihan kembali ke arah percepatan pembangunan di Kabupaten Gumas.
“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyambut baik kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kembali olahraga yang memacu adrenalin kita semua,” ucapnya.
“Disamping menumbuh kembangkan bakat-bakat peserta grasstrack, juga memberi wadah bagi pemuda dan remaja, sehingga tidak lagi melakukan aksi balap liar, sekaligus menjadi hiburan Masyarakat Kabupaten Gunung Mas,” tukas Jaya menambahkan.
Kepada peserta grasstrack, dimintanya menjunjung tinggi sportifitas, memegang teguh sikap fair flay, sehingga dapat memaksimalkan potensi guna meraih prestasi, dan bertanding dengan rasa persahabatan dan persaudaraan, sehingga dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan diantara para peserta crosser.
Sementara, ketua panitia Yuniwa memaparkan, grasstrack Bupati Cup I mempertandingkan kelas supporting race bebek standart lokal Gumas, sport & trail local Gumas, sport & trail open, trail standart 155cc open, bebek standart Kalteng, bebek standart open, dan FFA open.
Adventure non pembalap usia 30+ dan usia 40+ non se open, adventure open, adventure non pembalap ASN, TNI, Polri, lokal Gumas, mini trail sampai dengan usia 13 tahun open, special engine sampai dengan 85cc dan 250cc open, dan executive.
“Sirkuit Antang Sakti tidak hanya dipakai untuk ajang kompetisi, bisa juga dipergunakan kawula muda Gunung Mas untuk berlatih menyalurkan minat dan bakat balapnya, sehingga muncul pembalap berprestasi dari Kabupaten Gunung Mas,” terang Yuniwa yang juga anggota komisi II DPRD Gumas.
Aksi balap yang memacu adrenalin dari para crosser asal Gumas maupun luar Gumas sejak Sabtu (19/8) menjadi tontonan menarik ribuan penonton dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.
Meski di bawah sengatan terik matahari, masyarakat rela berpanas-panasan dan terkena debu demi menyaksikan keseruan para pembalap menaklukan Sirkuit Antang Sakti.
Harga tiket masuk dikenakan Rp 30 ribu, dan memperebutkan hadiah total ratusan juta rupiah. (Nov/Lsn)












